Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

SOSDIKBUD

Kunjungi Ponpes Daarul Rahman, Mensos : Disiplin Merupakan Kunci Kesuksesan

badge-check


					Kunjungi Ponpes Daarul Rahman, Mensos : Disiplin Merupakan Kunci Kesuksesan Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta -Pemerintah melalui Kementerian Sosial mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi warga terdampak Covid-19 dengan menggandeng komunitas, salah satunya Pondok Pesantren (Ponpes).

“Selain silaturahim, kami hadir ke sini untuk menyalurkan 3000 paket bansos dari Kemensos dan 300 paket bantuan Presiden bagi warga terdampak Covid-19, ” ujar Menteri Sosial Juliari P Batubara didampingi Prof KH Syukron Makmun di Ponpes Daarul Rahman, Jalan Purwa Raya I Jalan Kavling Komplek DKI, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (2/07/20).

Tentu saja, kata Juliari, masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang membutuhkan kedisiplinan dari semua pihak, terlebih pada fase new normal yang harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Setengah tahun lalu, tidak ada seorang pun tahu kondisi bakal seperti ini, di fase new normal harus tetap pakai masker, selalu cuci tangan, tidak boleh berkerumun, serta menjaga jarak, ” kata Juliari.

Kedisiplinan dari semua warga merupakan kunci untuk upaya menekan dan memutus penyebaran Covid-19, dengan harapan situasi kembali seperti sedia kala.

“Hidup disiplin sampai ketemu vaksin Covid-19 , saat ini sudah mulai dites vaksin semoga segera ditemukan agar kita bisa kembali beraktivitas normal, ” ujar Juliari.

Melalui bansos tersebut diharapkan masyarakat merasakan kehadiran negara, meringankan warga terdampak Covid-19, serta bisa menggerakan ekonomi rakyat.

“Sebagai pengguna anggaran, Kemensos fokus kerja keras agar bansos segera bisa dinikmati manfaatnya dan bisa menggerakan ekonomi masyarakat, ” tandas Juliari.

Mensos memberikan motivasi kepada para santri dan santriwati agar tetap disiplin dalam belajar dan hidup, sebab disiplin merupakan kunci dari segala kesuksesan.

“Sejarah mencatat ponpes banyak menghasilan orang penting. Di masa depan, tidak hanya meluluskan tapi juga melahirkan calon pemimpin bangsa, baik sebagai walikota, gubernur, menteri, wakil presiden hingga presiden, ” ungkap Juliari.

Untuk bisa disiplin tidak perlu menjadi jenderal dulu, tapi dimulai menjadi pemimpin untuk diri sendiri, dari hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari, seperti, bangun tidur, membereskan kasur, makan hingga pola hidup.

“Tidak hanya saat fase new normal saja, di Ponpes disiplin sudah berjalan sangat baik dan tertib, tentu berkat dukungan penuh dan contoh yang baik dari Pak Kyai yang perlu dijadikan percontohan di ponpes yang lainnya, ” harap Mensos Juliari.

Dengan disiplin yang telah diterapkan di Ponpes tidak hanya nantinya mampu mencetak para ustaz dan kyai, tapi para calon pemimpin bangsa dan negara.

“Jadi ada pesan dari Bung Karno bahwa “gantungkanlah cita-citamu setinggi langit nanti kalau pun jatuh di antara bintang-bintang yang indah, ” pungkas Juliari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu

23 Februari 2026 - 21:09 WIB

UBN Ajak Bangkitkan Aceh di Ramadan

17 Februari 2026 - 13:25 WIB

BMH: Ramadhan Bahagia dengan Berzakat

16 Februari 2026 - 15:59 WIB

Populer SOSIAL