Menu

Mode Gelap
RUU Ekonomi Syariah Mandek di DPR, Pakar: Butuh Terobosan Bukan Polosan Pemilu 2029 Jadi Uji Kesaktian Jokowi Pasca Pisah dari PDIP Indonesia Terancam Bubble Surat Utang Pemerintah Belanja Pemerintah Agresif justru Lemahkan Sektor Swasta Mengenang Peringatan Faisal Basri Viral: Krisis Ekonomi dan Politik Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Anomali, tak Sesuai Realitas Masyarakat

EKONOMI

NTB Siap Lawan Rentenir Lewat Program “Mawar Emas”

badge-check


					NTB Siap Lawan Rentenir Lewat Program “Mawar Emas” Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Tidak sedikit masyarakat NTB yang tergiur dengan iming-iming yang ditawarkan rentenir meskipun sebenarnya mereka sadar bahwa bunga pinjamannya sangat tinggi. Bahkan bunga rentenir melebihi bunga pinjaman yang ditawarkan perbankan dan lembaga keuangan resmi lainnya.

Hingga akhirnya, masyarakat kemudian terjebak dalam kesulitan melunasi hutang-hutanynya dikarenakan bunga pinjaman yang tinggi.

Untuk itulah untuk melindungi masyarakat NTB dari jerat rentenir, Pemerintah Provinsi NTB bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Bank NTB Syariah dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) NTB akan melakukan pembekalan kepada para takmir Masjid untuk mensukseskan program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas).

Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses produk dan layanan keuangan bagi masyarakat menengah ke bawah dengan menjadikan Masjid sebagai pusatnya.

Asisten III Administrasi Umum Setda Provinsi NTB, H. Lalu Syafi’i memimpin rapat terkait pelaksanaan training bagi Takmir Masjid Tahap I guna Mendukung Program ‘Mawar Emas’ di Ruang Rapat Asisten III, Rabu (15/7/2020).

Kepala OJK Provinsi NTB, Farid Faletehan mengatakan, masyarakat diharapkan dapat mengikuti dan mengakses program Mawar Emas ini agar dapat mengembangkan usahanya dengan melibatkan Bank NTB Syariah dan lembaga keuangan. Khususnya pada daerah yang selama ini tidak pernah terjangkau oleh lembaga keuangan.

“Semoga ini berjalan dengan lancar dengan sasaran masyarakat di daerah-daerah sekitar masjid yang selama ini mungkin tidak pernah terjangkau lembaga keuangan. Inilah saatnya kita membantu masyarakat kecil untuk mengembangkan ekonominya,” tuturnya.

Senada dengan itu, Dr. Hj. Baiq Mulianah selaku Ketua MES NTB juga ikut mempersiapkan program ini karena merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat. Selain itu, program ini katanya dapat bersifat pilot project terlebih dahulu dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Kita betul-betul mempersiapkan program ini, karena bersifat pilot project harus ada PIC dan contact person di masing-masing masjid,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mengenang Peringatan Faisal Basri Viral: Krisis Ekonomi dan Politik

2 Februari 2026 - 14:40 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Anomali, tak Sesuai Realitas Masyarakat

2 Februari 2026 - 13:58 WIB

Ekonom Peringatkan Krisis Ekonomi 2026: Daya Beli Masyarakat Anjlok

2 Februari 2026 - 11:54 WIB

Populer EKONOMI