INAnews.co.id, Serang –Perkumpulan Urang Banten (PUB) melantik Panitia Flashmob Pencak Silat Banten Tanah Jawara pada Minggu 19 juli 2020.
Pelantikan dilakukan di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound, Serang, Banten.
Hadir dalam kesempatan ini Waketum Bidang Budaya, Tb. Najib, Waketum Bidang Perbendaharaan, Hasan Gaido, Waketum Sosial dan Agama, Anang Rachmatullah, Waketum Bidang Penanganan Bencana, Yayat Hidayat Ruki, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia(IPSI) Banten, Ajat Sudrajat, dan Ketua PUB Kabupaten Tangerang, Ketua PUB Kabupaten Pandeglang, Ketua PUB Kota Tangerang Selatan, Ketua PUB Kota Cilegon, Ketua PUB Kota Tangerang, Pengurus Kabupaten Serang dan unsur Pemprov Banten, para tokoh pencak silat Banten dan seluruh panitia serta simpatisan yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 160 an orang.

Dalam sambutannya Ketua IPSI Banten sampaikan terima kasih serta dukungan sepenuhnya atas inisiasi program budaya oleh PUB ini.
“Kami siap berkolaborasi dan sepenuhnya mendukung program Pencak Silat Banten Tanah Jawara ini, apa pun selama itu untuk untuk mengharumkan dan melestarikan Pencak Silat, kami dukung, ”ujar Ajad Sudrajat.
PUB dengan Visinya “Banten Baru, Banten Bangkit, Banten Juara dan masyarakatnya sejahtera dalam bingkai iman dan taqwa”.
Dengan motto PUB “Kabula Kabale Kabalendongan”.
Mewakili Ketua Umum dan Sekretaris Umum, Hasan Gaido melalui simbolis pemukulan gong, secara resmi melantik panitia flashmob Pencak Silat Banten Tanah Jawara.
Hasan Gaido dalam sambutannya mengatakan, “melalui program budaya ini, PUB khususnya selaku inisiator ingin menyampaikan pesan kepada seluruh pemerhati budaya, Pemprov dan Pemda di Banten, akademisi, komunitas, dan pengusaha yang peduli dan cinta terhadap Banten bahwa Pencak Silat seni budaya Banten Tanah Jawara adalah warisan budaya tak benda Indonesia yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Ditambahkanya, Banten Tanah Jawara adalah warisan budaya Indonesia yang telah ditetapkan oleh (United Nation Education Culture Organization) UNESCO yang selanjutnya Pencak Silat.
“Banten Tanah Jawara ini bisa menjadi aset besar dalam rangka mempromosikan secara nasional maupun internasional untuk mewujudkan Banten Tujuan Wisata Dunia,” ucap Hasan Gaido.
PUB juga merekomendasikan Pencak Silat sebagai pelajaran muatan lokal wajib mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Banten, sehingga semakin besar dan mengakar lingkup aktivitas pelestarian seni budaya ini ke masyarakat.
“Nantinya para pendekar kita menjadi guru silat di sekolah, sehingga profesi guru silat turut terangkat baik secara ekonomi maupun status profesinya, oleh karena itu hal tersebut perlu menjadi konsen dan keterlibatan Pemprov maupun Pemda merealisasikannya,” ujar Hasan Gaido.
PUB berharap ada saatnya nanti pencak silat sebagai seni menjadi pertunjukan wajib di semua event di Banten dan sambutan penerbangan nasional maupun internasional yang turun di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
“Mempromosikan Pencak Silat Banten Tanah Jawara, salah satunya dengan media video ini, insyallah, ayo nanti kita viralkan, tunggu tanggal mainnya,” tutup Hasan Gaido






