INAnews.co.id, Mataram – Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB, Nauvar F. Farinduan menanggapi program pemprov NTB terkait beasiswa.
Farin sapaanya menjelaskan bahwa Terkait beasiswa ia sangat mendukung terhadap segala program investasi SDM, namun berbicara investasi perlu ada proyeksi jelas mengenai ROI (return of investmen) nya, harus jelas alat ukurnya, dan juga bagaimana tahapan ROI nya.
“Karena anggaran beasiswa ini kan menggunakan anggaran yang berasal dari daerah, tentu kebutuhan daerah pun sangat bervariasi variabel prioritasnya, sehingga berbicara mengenai pendidikan tentu variabel tidak saja berbicara Formal, ada spektrum Nonformal ataupun Informal,” jelasnya.
Lebih lagi, Farin juga mengatakan secara khusus terhadap program beasiswa ini bukan dalam konteks mengkritik programnya, namun lebih detil terhadap konstruksi dan juga indikator-indikator capaian untuk kebermanfaatan daerah.
“Dan ini tidak bisa di lihat secara partial, konteks anggaran belanja daerah tentu bersumber dari indikator-indikator renstra yang merupakan hasil dari produk intelektual dimana penjabaran apa yang terjadi di masa lampau, kini dan mendatang terhadap potensi dan peluang daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Farin juga menambahkan jika berbicara program beasiswa ia sangat setuju sebagai salah satu bentuk variabel pembangunan kedepan, namun di sisi lain juga harus sesuai dengan potensi dan peluang kedaerahan, belum lagi kita berpijak terhadap analisis horizontal secara khusus sektor pendidikan yang lebih luas yang akan menyokong ukuran keberhasilan NTB Gemilang kedepan.






