Menu

Mode Gelap
Ketika Ahli Gizi dan Akuntan MBG Lebih Prioritas daripada Guru Honorer Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia Kenang Kesederhanaan Natsir: Mantan PM yang Tidak Pernah Punya Rumah Pribadi Kritik WTP BPK: Bukan Berarti Tidak Ada Korupsi Outlook Minyak 2026: Bisa Anjlok ke $50 atau Melesat ke $70 Per Barel OTT Pajak Ungkap Modus Lama: Tawar-menawar SPHP hingga Restitusi Fiktif

RAGAM

Wagub Nilai Pemkot Mataram Tak Serius Tangani Covid-19

badge-check


					Wagub Nilai Pemkot Mataram Tak Serius Tangani Covid-19 Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah dengan zona merah Covid-19 di Provinsi NTB, akan tetapi Lombok Barat telah menunjukkan kemajuannya. Terhitung hanya tinggal tiga Kecamatan yang masih zona merah di Kabupaten Lombok Barat, sedangkan Kota Mataram seluruh daerahnya masih zona merah.

Oleh karena itu Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengajak Pemerintah Kota Mataram untuk lebih serius menangani penyebaran Covid-19, dengan memperkuat kerjasama dan menyatukan persepsi dalam menangani Covid-19 di Kota Mataram. Menurutnya,keseriusan Pemerintah Kota Mataram sangat diperlukan dalam penegakan protokol Covid-19, terutama di pusat-pusat keramaian serta secara masif melakukan tracing.

“Kita mohon keseriusan Pemerintah Kota Mataram untuk betul-betul menangani pendisiplinan masyarakat ini dengan baik, melakukan traking dan test masif. Semakin banyak yang terjaring, maka semakin banyak yang bisa kita lindungi,” ujar Wagub pada konferensi pers bersama Pimpinan Redaksi Media dan wartawan di ruang Anggrek Kantor Gubernur, Selasa, (7/7/2020).

Menurutnya, semua pihak diharapkan tetap berkolaborasi, bersinergi dan bergandengan tangan dalam menangani pandemi ini. Adapun peran TNI dan Polri dinilai sudah sangat aktif memberikan dukungan dalam penanganan pandemi ini. Pemprov NTB juga sangat gencar melakukan program maskerisasi, bahkan secara khusus di Kota Mataram.

Lebih jauh, pada pertemuan itu juga, Wagub menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada seluruh media atas partisipasi dalam memberikan pemahaman dan edukasi terkait protokol Covid-19 di NTB kepada masyarakat. “Terimakasih kepada media, yang saya lihat sangat aktif berada di belakang kita dalam mengedukasi masyarakat,” ujar Umi Rohmi, sapaan akrabnya.

Umi Rohmi meminta agar sinergi media dan pemerintah dapat terus terjalin, tentunya dengan satu persepsi bahwa melawan Covid-19 ini dibutuhkan kedisiplinan seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat dalam penerapan protokol Covid-19.

Sementara itu Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, MARS memaparkan perkembangan terkini Covid-19 di daerah ini. Pihaknya di RSUD Provinsi NTB sampai dengan tanggal 6 Juli telah merawat sebanyak 14 orang bayi, 54 anak dan 397 orang dewasa dengan total 465 pasien telah ditanganinya. Namun dari jumlah tersebut sebanyak 130 orang yang dinyatakan positif.”Kita tetap wapada tinggi dan nenyikapi ini harus tetap tenang, “harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM menyampaikan bahwa media telah banyak membantu dalam memberikan motivasi, pencerahan dan pencerdasan kepada masyarakat terkait Covid-19.

Pada kesemapatan itu Najamuddin meminta agar kedepan kerjasama pemerintah dengan media lebih ditingkatkan lagi. “Kita ingin kita dan media ini memiliki frekuenai dan visi yang sama terkait tentang apa yang menjadi pesan dan tema-tema utama sehingga pendidikan, edukasi, pencerahan kepada masyarakat ini bisa terus kita lakukan sesuai dengan kondisi terkini Nusa Tenggara Barat,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kisah Sukses Pelajar SMA Menggelar Pertandingan Padel Antar Sekolah

23 Desember 2025 - 09:27 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Hotel 88 Fatmawati Dipenutup Tahun 2025 Hadirkan New Year Carnaval 2026

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Populer GAYA HIDUP