INAnews.co.id Bitung– Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kelurahan Sagerat dan Kelurahan Menembo nembo tengah menjadi perhatian banyak masyarakat, termasuk Ketua PKS Yanto Mandulangi dengan kehadiran sejumlah anggota Bawaslu dalam kegiatan penyaluran BLT tersebut, Senin 24 Agustus 2020.
Yanto Mandulangi saat di konfirmasi mengatakan kehadiran bawaslu di kegiatan tersebut adalah tindakan yang sudah berlebihan yang di lakukan bawaslu, karena pertarungan Pilkada belum dimulai dan belum ada penetapan dari KPU sehingga tindakan bawaslu untuk mengawasi penyaluran BLT dianggap berlebihan.
“Kalau mereka hadir dalam kapasitas sebagai masyarakat untuk mengawasi itu tidak masaalah tapi kalau mereka hadir dan memakai atribut Bawaslu dan melakukan pengawasan itu saya anggap berlebihan, karena dalam penyaluran tersebut sudah ada yang mengawasi yaitu Polri dan TNI”, ujar Yanto.
Yanto juga menambahkan, seharusnya ada penetapan terlebih dahulu barulah bawaslu melakukan sesuai tupoksinya, sehingga tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, serta tidak merusak citra bawaslu itu sendiri karena dianggap mencari cari kesalahan yang belum pada tempatnya.

“Saya juga minta agar Bawaslu netral dalam menjalankan tugas sebagai pengawas, jangan ada indikasi memihak kepada salah satu Paslon”,ucap Yanto.
Ketika dikonfirmasi ke salah satu anggota bawaslu yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut tidak mau memberikan komentar lebih dan hanya menyarankan agar di konfirmasi ke ketua Bawaslu kecamatan Matuari.






