Menu

Mode Gelap
Kapolri: 83 Persen Masyarakat Merasa Aman Berjalan Malam Hari Polisi Jagung Dipuji Presiden: Polri Produksi 3,57 Juta Ton Jagung Polri Catat Rekor: Sita 590 Ton Narkoba Senilai Rp1 Triliun Kapolri Pilih Mundur dan Jadi Petani daripada Polri di Bawah Menteri Tiga Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia ALTARA Sepatu Trail Running Siap Menjangkau Kebutuhan Pelari Trail Dan Pegiat Luar Ruangan

SOSDIKBUD

Beri Motivasi ke Nakes, Wagub : Kita Lawan Covid-19 dengan Kekompakan

badge-check


					Beri Motivasi ke Nakes, Wagub : Kita Lawan Covid-19 dengan Kekompakan Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Tengah – Selain aktif berkeliling ke pasar hingga perkantoran untuk meminta masyarakat agar tetap patuhi protokol kesehatan, Wakil Gubernur NTB Dr.Hj.Sitti Rohmi Djalilah juga aktif memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan (Nakes).

Setelah sebelumnya Wagub memotivasi tenaga kesehatan di Kota Mataram dan Lombok Barat, Wagub yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB tersebut kini bergerak ke Kabupaten Lombok Tengah.

Didampingi Asisten I Setda NTB, Kadis Kesehatan, dan Karo Kesra, Wagub menyambangi Puskesmas Praya dan RSUD Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu, 30 September 2020.

“Sebagai garda terdepan, tenaga kesehatan punya tugas yang cukup berat. Selain menjaga pasien, juga menjaga diri dari virus Corona tersebut,” ungkap Umi Rohmi, sapaan akrabnya di hadapan puluhan tenaga kesehatan di Puskesmas Praya.

Kepada para tenaga kesehatan, Umi Rohmi berpesan bahwa, seluruh tenaga kesehatan harus tetap mematuhi protokol kesehatan dimanapun berada. Karena, tenaga kesehatan menjadi ujung tombak penanganan Covid-19. Tak lupa, ia meminta seluruh tenaga kesehatan untuk mengawali setiap kegiatan dengan berdo’a.

“Awali setiap kegiatan dengan do’a, selanjutnya kita (tenaga kesehatan) laksanakan pekerjaan dengan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Covid-19 ini lanjut Umi Rohmi, punya dampak yang sangat besar terhadap hampir semua lini kehidupan. Untuk itu, tidak bisa semuanya diserahkan kepada pemerintah. Namun itu semua butuh kerja bersama, butuh kekompakan dalam melawan pandemi yang telah berbulan-bulan berada di Provinsi NTB ini.

“Tak cukup dengan pemerintah, kita semua harus kompak, harus kerja bersama untuk menekan covid-19 ini dengan cara mematuhi protokol kesehatan, gunakan masker dimanapun berada,” lanjut Umi Rohmi.

Ia melanjutkan, kasus positif Covid-19 di Provinsi NTB yang mulai melandai harus tetap ditekan. Jangan sampai, karena kasus melandai, tenaga kesehatan ataupun masyarakat jadi lengah, bahkan menganggap Covid-19 ini telah hilang.

“Jangan sampai kita lengah, kasus yang mulai melandai ini harus kita tekan seminimal mungkin,” tambah wagub.

Sementara itu Penjabat Sekda Kabupaten Lombok Tengah, H.Lalu Idham Khalid yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih atas kedatangan Wagub NTB di Puskesmas Praya, Lombok Tengah.

Pria yang akrab disapa Lalu Idham tersebut melanjutkan, kedatangn Wakil Gubernur NTB ke Lombok Tengah menjadi angin segar dan semangat baru terhadap tenaga kesehatan di Loteng.

“Alhamdullah ibu Wagub menyempatkan waktu untuk memberikan semangat kepada nakes,” tambahnya.

Ia bercerita, masyarakat Lombok Tengah sudah mulai sadar tentang pentingnya protokol kesehatan. Berbagai ikhtiar telah dilakukan, salah satunya memberikan sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan.

“Yang melanggar, kami berikan sanksi, kita optimis, Loteng secepatnya menjadi zona hijau,” tutupnya.

Amelina, salah satu tenaga kesehatan Puskesmas Praya mengucapkan terimakasih atas motivasi yang telah diberikan oleh Wakil Gubernur NTB tersebut.

Ia mengaku, di masa pandemi Covid-19 ini, tenaga kesehatan perlu banyak dukungan dari seluruh pihak, terutama pemerintah.

“Ya, selain dari keluarga, kami (tenaga kesehatan) butuh banyak dukungan dari pemerintah,” ungkap perempuan berusia 24 tahun tersebut.

Amelina menambahkan, disela-sela rasa lelah dan penuh kekhawatiran, kedatangan pemerintah memberikan motivasi membuatnya terharu. Ia bercerita, selama pandemi ini, rasa lelah selalu menghampirinya, terutama saat memakai Alat Pelindung Diri (APD) standar medis.

“Pasti ada rasa lelah, Alhamdulillah kami dapat dukungan penuh dari Umi,” ungkap perempuan asal Pujut, Loteng tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Adian Husaini: Fikih Dakwah Natsir Jadi Solusi Atasi Bencana di Indonesia

15 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

Rumah Proses Wayang Kautaman Sukses Menampilkan Pagelaran Kolaborasi “Sayap Jatayu “

16 November 2025 - 20:44 WIB

Populer BUDAYA