INAnews.co.id, Jakarta -PT Blue Bird Tbk, sebagai penyedia layanan transportasi
taksi terdepan di Indonesia selalu menyediakan fasilitas serta layanan yang sesuai
dengan kebutuhan konsumen. Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),
Bluebird Group telah menghadirkan serangkaian kebijakan yang mendukung
implementasi dari PSBB. Salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan dari
metode pembayaran secara non-tunai guna meminimalisir kontak antara pengemudi
dan penumpang.
Saat ini Bluebird Group tercatat telah menggandeng berbagai kerja sama baik dengan
layanan e-wallet maupun Bank dalam menawarkan kemudahan metode pembayaran
non-tunai yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, antara lain mulai dari GoPay,
DANA, LinkAja, Bank CIMB Niaga, Bank Rakyat Indonesia, Bank OCBC, Bank
Standard Chartered, Bank Permata hingga Bank Mandiri.
Aninda Perdana selaku General Manager, Corporate Communications dari PT Blue
Bird Tbk dalam keterangan tertulisnya pada kamis, 01/10/20, mengatakan, “Bluebird selalu memprioritaskan keamanan penumpang sebagai salah satu faktor terpenting di setiap layanan Bluebird Group, terlebih dengan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini dikarenakan pandemi COVID-19. Oleh karena itu, kami yakin Bluebird dapat memberikan ekstra kenyamanan bagi para penumpang melalui banyaknya aksesibilitas dan pilihan untuk metode pembayaran non-tunai.”
Aninda menambahkan bahwa beragam ketersediaan metode pembayaran non-tunai
tersebut telah tersedia melalui aplikasi My Bluebird. Cara untuk mengaktifkan metode
non-tunai hanya membutuhkan langkah mudah, dimana para pengguna setia aplikasi
My Bluebird dapat menuju ke pilihan menu Payment, kemudian memilih Add Payment
Method yang sesuai dengan alternatif pilihan dari pelanggan.
Beragam Metode Pembayaran Non-Tunai di Aplikasi My Bluebird
Pada penghujung 2019, Bluebird secara resmi telah menggandeng DANA, dompet
digital dari, oleh, dan untuk Indonesia, sebagai salah satu alternatif metode
pembayaran non-tunai di aplikasi My Bluebird. Kolaborasi ini hadir sebagai komitmen
perusahaan untuk terus memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para
pelanggan yang melakukan perjalanan dengan Bluebird.
Langkah Bluebird dalam menggandeng DANA merupakan bagian dari komitmen
perusahaan dalam memperkuat aksesibilitas dari pembayaran non-tunai. Sebelumnya
pada Agustus 2018, Bluebird juga telah menjalin kerja sama strategis dengan LinkAja
sebagai salah satu metode pembayaran non-tunai ketika mereka menggunakan
layanan Bluebird melalui aplikasi My Bluebird.
Aninda menambahkan bahwa Bluebird juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra bank guna memaksimalkan jangkauan kepada konsumen, di antaranya adalah Bank CIMB Niaga, Bank Rakyat Indonesia, Bank OCBC, Bank Standard Chartered, Bank Permata hingga Bank Mandiri. Kolaborasi antara Bluebird dengan mitra bank mencakup berbagai penawaran promo spesial yang diharapkan dapat semakin mendorong implementasi dari metode pembayaran dengan non-tunai, khususnya pada masa pandemi saat ini.
Sebagai tambahan, salah satu kerja sama terbaru dari Bluebird guna memperkuat
pilihan layanan pembayaran secara non-tunai dilaksanakan bersama dengan GoPay
pada Agustus 2020. Melalui kolaborasi ini, Bluebird menggandeng GoPay sebagai
salah satu metode pembayaran melalui metode QRIS dimana pelanggan hanya perlu
memindai kode QR yang terdapat dalam taksi dengan layanan GoPay yang berada di
aplikasi Gojek. Tanda bukti pembayaran juga langsung masuk ke aplikasi Gojek
sehingga pengguna tak perlu lagi meminta struk ke pengemudi. Fitur dari pembayaran
melalui GoPay telah tersedia di lebih dari 11 ribu armada taksi Bluebird di seluruh
Indonesia.
Protokol Kesehatan di Layanan Bluebird Group
Selain memaksimalkan metode pembayaran non-tunai di layanannya, Bluebird juga
menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. Guna
memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna Bluebird selalu melakukan
penyemprotan cairan desinfektan di seluruh armada taksi, melakukan pengecekan
temperatur bagi pengemudi sebelum beroperasi. Tak hanya itu, seluruh armada taksi
Bluebird juga telah dilengkapi hand sanitizer serta dilakukan pengaturan tempat duduk dalam mobil untuk menjaga jarak aman. Pengemudi Bluebird juga diwajibkan memakai masker dan dipastikan kesehatannya lewat pemeriksaan kesehatan secara bergulir termasuk rapid test sebelum beroperasi.
“Dengan banyaknya metode pembayaran yang ditawarkan kepada penumpang, serta
diiringi protokol kesehatan yang ketat kepada pengemudi dan armada, kami berharap
layanan Bluebird akan terus menjadi pilihan yang aman dan nyaman bagai para
penumpang saat mereka sedang bepergian,” tutup Aninda.






