Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Dini Hari, Massa Yang Diduga Bukan Mahasiswa Terus Serang Polisi Di Jalan Gajah Mada

badge-check


					Dini Hari, Massa Yang Diduga Bukan Mahasiswa Terus Serang Polisi Di Jalan Gajah Mada Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Jelang dini hari jumat 9 oktober 2020, massa yang diduga bukan mahasiswa masih bertahan di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

Massa yang bukan mahasiswa terus menyerang polisi dengan petasan dan lemparan batu.

INAnews yang memantau di lokasi, Jumat 9 oktober 2020, pukul 01.35 WIB, massa masih bertahan di sekitar jalan ketapang , kejayaan dan kebahagiaan, Krukut, Tamansari.

Kemudian juga disekitar Maphar , di jalan mangga besar. Mereka terus menembakkan petasan dan melempar batu.

Massa terlihat masih belum mau beranjak pergi dan enggan dengar peringatan polisi melalui pengeras suara.

Polisi mencoba untuk mendorong massa mundur dengan melepaskan gas air mata.

“Polisi mengudak massa hingga masuk wilayah RW 07 dan warga yang didalam jalan ketapang ditembaki gas air mata, dan ini membuat warga marah,” ujar salah seorang FKDM , Kelurahan Krukut.

Polisi juga sudah menghimbau agar RW dan RT untuk menutup akses jalan ke lingkungan warga lewat pengeras suara.

“Yang kami takutkan ada provokator yang masuk untuk mengompori warga, dan kami tidak bisa cegah,” ujar pengurus RW 07 , Kelurahan Krukut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL