Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Bamsoet Berikan Bantuan Alsintan Saat Panen Raya Padi Cianjur

badge-check


					Bamsoet Berikan Bantuan Alsintan Saat Panen Raya Padi Cianjur Perbesar

INAnews.co.id, Cianjur – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekar Makmur dan Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) melakukan panen raya padi di Desa Mekarsari, Cianjur, Jawa Barat.

Selain itu, bersama PT Garuda Tasco International, dirinya juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) untuk Gapoktan Mekar Makmur berupa 10 unit alat penyemprot Tasco 425, 10 unit alat penyemprot elektrik Tasco ES17, 5 unit mesin mistblower MBS 650 Turbo, dan 5 unit mesin pemotong rumput TAC 328. 

“Ini merupakan wujud gotong royong antara lembaga negara (MPR RI), organisasi kemasyarakatan (Gerak BS), dunia usaha (PT Garuda Tasco International), dan Gapoktan (Mekar Makmur) dalam memajukan pertanian.

Gotong royong yang patut dicontoh oleh lembaga negara, organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha lainnya,” ujar Bamsoet dalam panen raya padi Bersama Gapoktan Mekar Makmur, di Cianjur, Selasa (1/12/20).

Turut hadir antara lain Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai, Camat Cianjur Tom Dani Mardiat, Sekdis Pertanian Kabupaten Cianjur Iwan Setiawan, Kepala Desa Mekarsari Ujang Rahmat dan Ketua Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Mekarsari Wilman Solihin.

Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini mengungkapkan, GAPOKTAN Mekar Makmur memiliki sekitar 300 anggota, terdiri dari delapan kelompok tani. Dua diantaranya adalah kelompok tani wanita dan satu diantaranya pemuda tani.

“Kehadiran pandemi covid-19 telah membuka mata kita untuk memperhatikan sektor pertanian yang selama ini cenderung diabaikan. Ketika berbagai sektor penyangga perekonomian nasional mengalami kontraksi pada kuartal II 2020, sektor pertanian justru menjadi satu-satunya sektor yang tetap tumbuh positif. Menyumbang 15,46 persen terhadap produk domestik bruto. Meningkat dari kuartal I sebesar 12,84 persen,” ungkap Bamsoet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Populer UPDATE NEWS