Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Dorong Kesejahteraan Nelayan, KKP Minta P3D Pelabuhan di Jatim Dipercepat

badge-check


					Dorong Kesejahteraan Nelayan, KKP Minta P3D Pelabuhan di Jatim Dipercepat Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta pemerintah daerah mempercepat penyelesaian Pengalihan Personel, Pendanaan, Sarana dan Prasarana, serta Dokumen (P3D) pelabuhan perikanan yang ada di Jawa Timur. Masih ada 33 pelabuhan perikanan yang sedang dalam proses bahkan belum melakukan P3D.

“Dari 50 lokasi pelabuhan perikanan milik Pemda, 17 di antaranya sudah menjadi UPT Provinsi atau telah menyelesaikan proses P3D dari Pemda Kabupaten/Kota. Sedangkan sisanya masih dalam proses bahkan belum, sehingga perlu upaya percepatan penyelesaian P3D ini,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat koordinasi lintas sektor secara virtual yang dipimpin oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jumat (26/02/2021).

Peralihan pengelolaan 33 pelabuhan perikanan dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi Jawa Timur diyakini akan mendongkrak kesejahteraan nelayan. Produktivitas pengolah dan pemasar hasil perikanan juga akan meningkat.

Menteri Trenggono juga optimistis, ekspor hasil perikanan Jawa Timur menjadi lebih tinggi bila pelabuhan perikanan dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Provinsi. Sebab operasional pelabuhan didukung oleh fasilitas dan sumber daya manusia yang lebih memadai.

“KKP bersama pemda perlu meningkatkan fasilitas dan operasional di pelabuhan perikanan tersebut. Sarana prasarana serta kelembagaan yang didukung oleh sumber daya manusia pengolah perikanan yang memadai, diharapkan mampu meningkatkan daya saing produksi perikanan laut. Termasuk juga untuk ekspor hasil perikanan dari Jawa Timur,” urai Menteri Trenggono.

Dalam rapat lintas sektor tersebut, Menteri Trenggono turut mengusulkan perlunya pengembangan tujuh pelabuhan di Jawa Timur. Sebab jumlah nelayan yang beraktivitas di sana tergolong tinggi, begitupun potensi sumber daya perikanannya.

Tujuh pelabuhan tersebut meliputi PPN Brondong, PPN Prigi, PPP Pasongsongan, PPP Grajakan, PPP Popoh, PPP Tamperan, dan PPP Pondok Dadap. Pengembangan tujuh pelabuhan di Jawa Timur ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan dan perikanan.

Sebagai informasi, terdapat 52 pelabuhan perikanan di Jawa Timur. Dengan rincian dua di antaranya dikelola oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni PPN Prigi di Trenggalek dan PPN Brondong di Lamongan. Jawa Timur termasuk salah satu provinsi dengan jumlah pelabuhan perikanan yang sangat memadai di Indonesia.

Sementara itu, KKP telah mengagendakan sejumlah kegiatan sepanjang tahun 2021 untuk mendukung majunya sektor kelautan dan perikanan di Jatim.

Mulai dari penanaman mangrove, pengembangan usaha garam rakyat, revitalisasi gudang garam rakyat, pembangunan sentra ekonomi garam, hingga mengalokasikan ruang laut untuk pelaksanaan proyek strategis nasional di provinsi paling timur Pulau Jawa itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL