Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

EKONOMI

KKP Dorong Lulusan Sekolah Vokasi Menjadi Wirausaha Baru

badge-check


					KKP Dorong Lulusan Sekolah Vokasi Menjadi Wirausaha Baru Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Generasi  muda  merupakan  bagian  dari  masyarakat  yang  memiliki  tingkat  produktivitas  yang  paling  tinggi. Potensi tersebut harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Melihat peluang tersebut, seluruh satuan pendidikan Kelautan dan Perikanan (KP) di bawah binaan Pusat Pendidikan KP, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menargetkan 10 persen lulusannya menjadi wirausaha muda.

Politeknik KP Jembrana secara daring menyelenggarakan Talkshow Entrepreneurship pada Selasa, 9/02/2021, dengan tema ‘Bangkitkan Semangat, Ciptakan Peluang, menjadi Wirausaha Muda Taruna Berintegritas dan Hebat’. Dalam talkshow juga terlaksana penilaian proposal, presentasi, dan ekspo bagi taruna semester III.  Untuk talkshow sendiri diikuti oleh seluruh taruna/i remaja semester I. Kegiatan ini sejalan dengan visi Politeknik KP Jembrana, yakni menjadi kampus enterpreneurship yang melahirkan para enterpreneur muda di bidang Kelautan dan Perikanan yang siap berkarya untuk memajukan Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Sekretaris BRSDM, Kusdiantoro, mewakili Kepala BRSDM, dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini pelaku wirausaha di Indonesia berjumlah sekitar 3,1 persen dari 260 Juta  penduduk Indonesia atau sekitar 8,06 Juta jiwa, melampaui standar Internasional sebanyak 2 persen, akan tetapi hal tersebut masih berada dibawah negara tetangga, yakni Singapura mencapai 7 persen dan Malaysia 5 persen. Indonesia masih butuh 4 juta wirausaha baru, untuk mendorong penguatan Struktur Ekonomi Nasional.

“Untuk itu, satuan pendidikan tinggi lingkup KKP menggunakan sistem pendidikan vokasi 70 persen praktik dan 30 persen teori, dengan pendekatan teaching factory (tefa) yang dilengkapi sarana dan prasarana modern. Sehingga lulusan yang dihasilkan dapat menjadi wirausaha baru yang mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Selain itu, seluruh satuan pendidikan dan peserta didik juga dituntut untuk memiliki network dengan mitra yang dapat mendukung penciptaan wirausaha muda,  pemetaan potensi bisnis dari hulu ke hilir bidang kelautan dan perikanan, hingga pembentukkan karakter wirausaha fight melalui kompetisi-kompetisi yang dilakukan atau di luar satuan pendidikan KP,” terang Kusdiantoro.

Dalam pesannya, Kusdiantoro berharap kepada seluruh taruna/taruni Politeknik KP Jembrana, untuk dapat menjadikan entrepreneurship sebagai suatu peluang dan pilihan hidup, bukan opsi terakhir. Di samping itu KKP juga menyediakan akses pinjaman melalui Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) dengan bunga hanya 3 persen per tahun.

“Apa yang sudah didesain untuk pinjaman modal, dan ilmu yang diberikan, harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saya berikan 5 tips untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses, yaitu harus tekun, disiplin dan bekerja keras; berani menantang diri; melakukan segala hal dengan passion nya; berani mengambil risiko; dan harus percaya diri,” tegas Kusdiantoro.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Bupati Jembrana terpilih, I Nengah Tamba. Pihaknya menyampaikan bahwa untuk membangun Jembrana, butuh semangat pantang menyerah dari generasi muda. “Tumbuhkan keyakinan dan semangat bahwa sesungguhnya ekonomi itu bisa bertumbuh dari diri sendiri. Tentunya kita akan memberikan ruang yang sebesar-besarnya dan memfasilitasi anak-anak muda untuk membangun Jembrana. Melalui kampus ini, diharapkan dapat mencetak SDM yang mandiri,  dengan menciptakan wirausaha tangguh di sektor kelautan dan perikanan,” ucapnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Pusat Pendidikan KP, Direktur Politeknik KP Jembrana, IGP Gede Rumayasa Yudana, Muhammad Setiawan Kusmulyono (Motivator Bisnis dari Univ. Prasetya Mulya Jakarta), serta Irwan (Konsultan Pendamping UKM Kab. Jembrana-Bali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI