Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

EKONOMI

Pemanfaatan Drone untuk Pemantauan Petani Kelapa Sawit Swadaya

badge-check


					Pemanfaatan Drone untuk Pemantauan Petani Kelapa Sawit Swadaya Perbesar

INAnews.co.id, Riau – Terra Drone Indonesia lakukan kegiatan studi pemanfaatan drone terhadap sektor perkebunan kelapa sawit bersama dengan International Finance Corporation (IFC) yang merupakan bagian World Bank Group (WBG). Studi difokuskan pada pemanfaatan teknologi drone untuk penyediaan data yg dibutuhkan dalam sertifikasi petani kelapa sawit swadaya yang terletak di Kota Rantauprapat, Sumatera Utara dan Kabupaten Rokan hulu, Riau.

IFC sendiri merupakan institusi keuangan untuk pembangunan global yang bekerja dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di negara-negara berkembang dengan membiayai investasi sektor swasta, memobilisasi modal di pasar keuangan internasional, dan menyediakan jasa konsultasi kepada perusahaan dan pemerintah.

Pemantauan perkebunan kelapa sawit menggunakan drone ini nantinya akan menghasilkan peta dan informasi untuk memudahkan petani mendapatkan sertifikasi ISPO/RSPO. Informasi penting yang dihasilkan oleh drone antara lain untuk mengidentifikasi batas lahan, mengidentifikasi umur dan tinggi kelapa sawit, menghitung jumlah pohon hingga estimasi hasil panen per hektar. Selain itu, data yang dihasilkan juga dapat memberikan informasi mengenai kesehatan tanaman, serta potensi penyakit dan hama pada pohon sawit, sehingga pemilik kebun dapat melakukan pemupukan dan pemberantasan hama lebih cepat.

Dari hasil kegiatan didapatkan bahwa teknologi drone dapat membantu proses pengumpulan informasi yang dibutuhkan untuk sertifikasi jauh lebih cepat dan efisien.

Dalam siaran persnya secara tertulis pada Kamis, 11/02/2021, Michael, CEO Terra Drone Indonesia menjelaskan bahwa Industri kelapa sawit merupakan industri strategis yang mampu mendukung perekonomian negara berkembang dikarenakan tingginya permintaan atas minyak kelapa sawit baik pemakaian dalam negeri maupun keperluan ekspor. Kelompok petani swadaya dalam jumlah besar pun dapat ikut terlibat dalam aktivitas jual beli kelapa sawit ini. Di satu sisi, pemerintah juga memiliki target untuk melakukan sertifikasi ISPO keseluruh perkebunan kelapa sawit.  “Didukung dengan hasil studi ini, Terra Drone Indonesia berusaha kedepannya agar teknologi drone dapat digunakan secara luas di perkebunan kelapa sawit, baik oleh swasta, pemerintah, maupun petani mandiri,”

Drone digunakan di industri perkebunan kelapa sawit karena terbukti menghemat waktu dan biaya dibandingkan dengan pemantauan konvensional. Hal ini didukung dengan teknologi drone yang mampu membawa berbagai macam muatan dan sensor yang dapat digunakan untuk memperoleh data dengan cepat dan relevan. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) juga mendukung pemanfaatan drone  untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi di perkebunan kelapa sawit. Selain itu, Pemanfaatan drone juga dilakukan oleh industri lain seperti konstruksi, pertambangan, minyak & gas, serta energi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI