Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

OTOMOTIF

Perawatan Area Roda Mobil Tips Ala Astra Peugeot

badge-check


					Perawatan Area Roda Mobil Tips Ala Astra Peugeot Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Kerap beberapa pemilik kendaraan pernah mengalami gejala roda mobil seperti terkunci atau tersendat. Laju mobil seolah terasa tertahan diselingi suara aneh pada area roda. Gejala tersebut dianggap cukup serius bagi sebagian besar pengguna kendaraan.

Jika telusuri, secara umum gejala tersebut disebabkan karena kurangnya perhatian pada area roda yang kerap terabaikan.

Dalam siaran persnya secara tertulis, Selasa 16/03/2021, Rafi’i Sinurat selaku Kepala Bengkel Astra Peugeot Cilandak, Jakarta, menjelaskan bahwa Gejala nge-lock atau seperti terkunci tersebut muncul karena kampas rem masih menjepit cakram ketika mobil mau dijalankan. Umumnya terjadi ketika mobil habis jalan lalu dicuci dan tidak jalan dalam waktu lama. Selain proses pengeringan tidak optimal di area roda hingga rawan timbul karat atau residu. Alhasil posisi kampas sulit lagi ke posisi bebas (free)”.

Untuk itu perawatan untuk bagian tersebut harus diperhatikan dengan cara seperti jangan mencuci komponen seputar roda baik cakram, kaliper, ataupun pelek mobil saat berada di kondisi suhu yang panas. Sebaiknya untuk mencuci bagian tersebut, tunggu hingga kondisi suhu sudah lebih normal atau menurun.

Perawatan area roda baik untuk dilakukan secara rutin, terutama jika kendaraan yang digunakan sering melalui genangan air. Pastikan cakram dan pelek bebas dari debu dan terutama kotoran yang biasa terakumulasi akibat sisa gesekan antar kampas rem.

Mencuci rem cakram dan pelek cukup mudah. Layaknya ritual mencuci mobil. Sebab kotor di pelek karena debu itu mudah dibersihkan jika sering dicuci. Apalagi kebanyakan pelek saat ini memiliki finishing dengan lapisan cat,” imbuh Rafi’i.

Finishing pelek dengan chrome, cara merawatnya tinggal pakai carian khusus pembersih chrome. Umumnya cairan ini membersihkan bekas gemuk (grease) yang nempel membandel dan sulit dibersihkan dengan air.

Untuk pelek yang memiliki motif jari (mesh) atau juga memiliki banyak palang, biasanya lebih sulit untuk dibersihkan. Cobalah menggunakan sikat halus untuk membersihkan celah-celah sempit di antara palang. Jika membandel, maka ulangi terus proses membersihkan dan hindari penggunaan minyak tanah atau bensin karena dapat membuat cat menjadi kusam.

Jika memungkinkan, sesekali lepaskan pelek agar proses pencucian lebih detail. Tak perlu sering-sering, tiga bulan sekali adalah waktu yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perluas Jangkauan Bisnisnya Store Apparel Tracker Kini Membuka Oulet Perdananya Di Bintaro Jakarta Selatan

15 Februari 2026 - 16:32 WIB

Bawa Teknologi Balap Untuk Sepeda Motor Di Indonesia, UMA Racing Luncurkan Pelumas High-Performance

11 Februari 2026 - 18:38 WIB

Rexco Kembali Hadir Ramaikan Dunia Otomotif di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026

7 Februari 2026 - 23:50 WIB

Populer OTOMOTIF