Menu

Mode Gelap
“Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi

UPDATE NEWS

Penembakan Terhadap Jurnalis Jadi Insiden Nasional, IMO-Indonesia Minta Kapolri Bentuk Tim Investigasi

badge-check


					Penembakan Terhadap Jurnalis Jadi Insiden Nasional, IMO-Indonesia Minta Kapolri Bentuk Tim Investigasi Perbesar

 

INAnews.co.id, Jakarta – Tragedi penembakan jurnalis Simalungun Sumatera Utara saat ini tengah mendapat banyak kecaman dari sejumlah wartawan dan organisasi media masa di Indonesia, kesemuanya merasa turut prihatin atas musibah yang dialami Salim Harahap pimpinan redaksi media online Lassernewstoday.com.

Korban dikenal akrab di kalangan jurnalis yang biasa disapa Marshal itu tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) pada Jumat dinihari, (19 /06/2021). Korban harus meregang nyawa sebelum tiba di RS Vita Insani Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, akibat luka tembak yang dideritanya.

“Tewasnya jurnalis yang terkenal vokal dan berani tersebut itupun diduga terkait pemberitaan-pemberitan pada media yang dipimpinnya.”

Atas insiden tersebut, Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Yakub Ismail,  mendesak pihak kepolisian segera dapat mengungkap dan menangkap serta mengusut tuntas penembakan yang menyebabkan kematian bagi jurnalis Salim Harahap di Simalungun

“Ini merupakan insiden nasional yang menjadi keprihatinan terhadap profesi jurnalis di Indonesia pasca terbunuhnya Salim Harahap di Simalungun.” Ungkap Yakub, Minggu 20/06 di bilangan Jakarta Selatan.

Untuk Kemanusian, IMO-Indonesia mendesak Kalpolri segera membentuk tim investigasi untuk menangkap, mengungkap pelaku serta dalang yang melatar belakangi aksi penembakan tersebut.

Dan kiranya, untuk dapat memberikan rasa keadilan kepada profesi jurnalis terutama keluarga korban, Yakub meminta agar Polri dapat segera bergerak cepat menangkap pelaku dan mengungkap motifnya.

Kami mengutuk keras aksi sadis dan keji yang dilakukan pelaku terhadap jurnalis, serta meminta hukuman yang setinggi-tingginya atas perbuatan pelaku yang telah menewaskan Salim Harahap seorang jurnalis yang profesinya dilindungi oleh Undang-Undang. Tutup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL