Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Pemdes Tebole Salurkan BLT DD Kepada 91 Penerima

badge-check


					Pemdes Tebole Salurkan BLT DD Kepada 91 Penerima Perbesar

INAnews.co.id , Rote Ndao -Pemerintah Desa Tebole Kecamatan Rote Selatan Kabupaten Rote Ndao salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2021.

BLT diberikan pada sabtu 11 september 2021, kepada KPM penerima manfaat dengan besaran yang di terima Rp 300 ribu per KPM, sebanyak 91 Penerima BLT dengan total Rp. 27,3 juta.

Kepala Desa Tebole Jefri Ndun mengatakan “penyaluran BLT yang bersumber dari Dana Desa (BLT DD) Tahun 2021 ini telah kami berikan kepada masyarakat yang terdampak oleh Covid 19, semoga dengan bantuan ini masyarakat bisa termudahkan kebutuhan sehari-harinya, saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari agar virus Covid 19 ini bisa terputus sebarannya dan Desa kita bisa aman dan tentram” tutur Jefri saat ditemui pada sabtu, 11 september 2021.

Jefri jelaskan jika, BLT DD tahun 2021 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional. Dengan adanya bantuan ini masyarakat yang terdampak dalam ekonomi bisa teringankan dan terbantu untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Menurut perwakilan warga penerima  BLT mengatakan, “saya ucapkan terimakasih banyak kepada semua jajaran pemerintah Desa yang telah memberikan bantuan langsung tunai dari dana desa, tentu ini sangat bermanfaat untuk kami selaku masyarakat kecil, sehingga kebutuhan kami bisa tertutupi oleh bantuan ini,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris Desa Tebole Kecamatan Rote Selatan, Papy Dethan mengatakan pihaknya melalui musyawarah, menghapus data penerima KPM yang bukan warga di desa tersebut dan mengantikan dengan warga yang layak menerima.

Papy juga sesalkan dengan pemberitaan media yang mengatakan kades menggantikan penerima bantuan BLT tidak sesuai prosedur adalah tidak benar.

” Karena penggantian nama penerima sudah melalui prosedur dan musyawarah desa,” ucap Pappy.

 

 

 

Reporter  : Dance Henukh

Editor : M. Helmi. R

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL