Menu

Mode Gelap
Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

RAGAM

Angga “The Hitman” Sukses Dapatkan Sabuk Abadi pada Title Fight Kelas Lightweight

badge-check


					Kemenangan  Angga Perbesar

Kemenangan Angga " The Hitman " sukses mengamankan Sabuk Juara Kelas Lightweight miliknya dan meraih Sabuk Abadi OnePride MMA.

INAnews.co.id, Jakarta – Promotor olahraga bela diri mixed martial arts OnePride MMA sukses menggelar Fight Night 52 Fight for Glory malam tadi (06/11/2021). Menghadirkan laga utama perebutan sabuk juara kelas Lightweight dan 3 laga perbaikan peringkat OnePride MMA FN 52 berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Partai utama OnePride MMA Fight Night 52 malam tadi adalah title fight kelas lightweight antara sang juara Angga “The Hitman” (Red) melawan Wicaksono (Blue). Awal pertarungan kedua fighter bermain atas dan jual beli serangan. Angga melakukan take down dan melakukan pukulan yang terarah dan tepat ke arah Wicaksono. Wicaksono dengan cepat berhasil berdiri, namun Angga kemudian melakukan standing guillotine choke dan membawa Wicaksono ke bawah. Angga melakukan teknik kuncian d’arce choke. Wicaksono tak berkutik, Wicaksono akhirnya menyerah. Angga “The Hitman” berhasil mengalahkan Wicaksono di ronde pertama 3 menit 33 detik. Kemenangan ini sukses mengamankan Sabuk Juara Kelas Lightweight miliknya dan meraih Sabuk Abadi OnePride MMA.

OPMMA FN 52 Angga ” The Hitman ” (RED) VS Wicaksono (BLUE)

“Pertarungan malam ini sesuai dengan rencana, karena Bang Wicak bisa bermain atas dan bawah jadi saya berusaha main aman. Setelah ini saya mau rayakan dengan makan-makan bebas dulu 2 hari. Kalau untuk ke depannya saya ingin sekali partai internasional jika dipercaya oleh OnePride” kata Angga.

Pada laga Co-main event partai perbaikan peringkat kelas welterweight Sandi Pramana (Red) kontra Iman Lesmana (Blue). Ronde pertama dimulai Iman melakukan clinch dan berusaha menjatuhkan Sandi, Iman mendapat mount position dan melakukan ground and pound, namun Sandi berhasil lepas. Iman kembali melakukan kuncian-kuncian mulai dari RNC, sampai triangle choke. Sandi akhirnya berhasil berdiri, dan lepas dari Iman. Kembali Iman melakukan pukulan dan tendangan ke arah Sandi yang terus mencoba bertahan sampai ronde pertama berakhir.

OPMMA FN 52 Sandi Pramana (RED) VS Iman Lesmana (BLUE)

Ronde kedua dimulai, Iman kembali mendominasi dan membawa Sandi bermain bawah. Sandi mencoba melakukan triangle choke, namun gagal, Iman justru lolos dan memberikan serangan bertubi-tubi ke arah Sandi yang masih bertahan dan akhirnya membalikan keadaan, Iman berhasil lepas dan berdiri, keduaanya bermain atas. Ronde ketiga dimulai Sandi langsung melakukan clinch dan berusahan melakukan take down. Namun, akhirnya Iman yang  berhasil melakukan take down, wasit sempat menghentikan pertarungan karena Iman melakukan pelanggaran dengan memukul bagian belakang kepala Sandi.

Wasit kembali menghentikan pertarungan sebanyak dua kali dan memberikan kartu kuning kepada Iman akibat pukulan dan tendangan Iman ke arah kemaluan Sandi. Pertarungan berlanjut, keduanya melakukan jual beli serangan pada detik-detik akhir ronde. Juri akhirnya memutuskan kemenangan poin untuk Iman Lesmana.

Partai perbaikan peringkat di kelas bantamweight, Alfiandi (Red) berlaga melawan Alex Batubara (Blue). Alfiandi melakukan tendangan dan pukulan, Alex kemudian melakukan clinch. Alfiandi terus menekan, dan membalikan posisi. Alfiandi akhirnya berhasil melakukan take down dan melepaskan elbow dan knee ke wajah Alex. Namun dengan cepat Alex berdiri.

OPMMA FN 52 Alfiandi (RED) VS Alex Batubara (BLUE)

Kedua fighter bergantian melakukan take down, Alfiandi berhasil melakukan knee ke arah perut Alex sebelum ronde pertama berakhir. Ronde kedua Alfiandi memulai serangan dan melakukan take down kembali. Alex berusaha bangkit dan membalikan keadaan, namun Alfiandi justru menghujam Alex dengan pukulan. Ronde ketiga dimulai keduanya melakukan jual beli pukulan dan tendangan. Alfiandi melakukan serangan bertubi-tubi, Alex akhirnya terpojok. Wasit menghentikan pertarungan, Alfiandi sukses mengalahkan Alex di ronde ketiga.

Kemudian di laga pembuka partai perbaikan peringkat kelas atom menghadirkan pertarungan antara Syarjan Sadik (Red) VS Aminudin (Blue). Awal pertarungan Aminudin mencoba membawa Syarjan bermain bawah dengan melakukan take down. Syarjan berusaha menahan pukulan dari Aminudin. Tapi justru Amudin mendapat mount position, ia menghujani Syarjan dengan Elbow sampai ronde pertama berakhir.

OPMMA FN 52 Syarjan (RED) VS Aminudin (BLUE)

Ronde kedua dimulai, keduannya melakukan jual beli pukulan. Namun, pukulan keras dilepaskan Aminudin dan langsung membuat Syarjan terjatuh. Aminudin kembali mendominasi dengan ground and pound dan melakukan pukulan berkali-kali namun Syarjan masih tetap bertahan sampai ronde kedua usai. Di ronde ketiga power Syarjan mulai berkurang, Aminudin kemudian melakukan take down dan kembali dengan ground and pound, ia kembali menghujani pukulan-pukulan ke arah Syarjan. Wasit akhirnya menghentikan pertarungan, Aminudin memenangkan pertarungan secara TKO di ronde ketiga.

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia menghadirkan lebih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. Untuk berita terbaru terkait One Pride MMA, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kisah Sukses Pelajar SMA Menggelar Pertandingan Padel Antar Sekolah

23 Desember 2025 - 09:27 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Hotel 88 Fatmawati Dipenutup Tahun 2025 Hadirkan New Year Carnaval 2026

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Populer GAYA HIDUP