Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

SOSDIKBUD

PPA Benih Bangsa Berikan Anak-Anak Ayam Petelur dan Ucapan Natal

badge-check


					PPA Benih Bangsa Berikan Anak-Anak Ayam Petelur dan Ucapan Natal Perbesar

INAnews.co.id, Rote Ndao – Gereja GSKI Basile lakukan pemberian ucapan Natal dan tahun baru kepada anak-anak PPA Benih Bangsa sekaligus sosialisasi kepada orang tua anak.

Kegiatan dilaksanakan pada hari jumat 10 desember 2021, di Ruang PPA Gereja GSKI Basile , sosialisasi ini dihadiri oleh Penanggungjawab PPA Pdt Bernad Nunuhitu , Staf PPA, dan orang tua yang berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan anak-anak PPA.

Acara diawali dengan doa dan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Perlindungan Anak yang di sampaikan oleh Serli sebagai mentor Pengajar Anak di PPA BENIH BANGSA .

Serli menjelaskan dan menegaskan kepada setiap orang tua yang hadir, bahwa mendidik anak harus dengan cara yang benar anak-anak tidak boleh mendapatkan kekerasan baik secara fisik, psikis seksual dan pengabaian.

“Yang perlu diperhatikan juga,hak anak-anak yaitu,  bermain, mendapatkan pendidikan, perlindungan, nama, kebangsaan, makanan, kesehatan, rekreasi, kesamaan di depan hukum, serta peran anak dalam pembangunan,” ucap Serli.

Lanjut Serli, jika terjadi kekerasan terhadap anak, maka sebagai pelayan anak, tidak bisa membiarkan hal itu terjadi.

SelanjutnyaPdt Bernad Nunuhitu menjelaskan mengenai Undang-Undang Perlindungan Anak, karena beliau juga menggeluti masalah hukum, juga memaparkan bahwa anak berhubungan secara langsung maupun tidak langsung dengan empat komponen : orangtua, keluarga, masyarakat dan negara.

“Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang Perlindungi Anak awalnya adalah hasil dari pelayanan-pelayanan yang dilakukan oleh orang Kristen terhadap anak,” jelas Bernard.

Pdt Bernad Nunuhitu juga menambahkan bahwa anak-anak PPA Benih Bangsa berhak mendapatkan bantuan berupa benih ayam sebanyak lima ekor.

Acara kemudian diakhiri dengan menandatangani pernyataan dan penerimaan hadih Natal kepada anak anak PPA .

Pdt Bernad Nunuhitu berharap, pelayanan anak-anak, khususnya melalui PPA Benih Bangsa membawa pengalaman pelayanan yang menyenangkan dan berkenan dihadapan Tuhan.

 

 

Reporter : Dance Henukh

Editor : Dylan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu

23 Februari 2026 - 21:09 WIB

UBN Ajak Bangkitkan Aceh di Ramadan

17 Februari 2026 - 13:25 WIB

BMH: Ramadhan Bahagia dengan Berzakat

16 Februari 2026 - 15:59 WIB

Populer SOSIAL