Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

Capres dan Cawapres 2024, KSPI Serahkan Kepada Partai Buruh

badge-check


					Capres dan Cawapres 2024, KSPI Serahkan Kepada Partai Buruh Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) secara resmi mendukung dan menjadi bagian dalam proses perjuangan Partai Buruh.

“Keputusan ini diambil dalam Kongres V KSPI yang diselenggarakan pada tanggal 11-13 Januari 2021 di Jakarta Pusat,” demikian disampaikan Presiden KSPI, Said Iqbal di sela-sela pelaksanaan Kongres V.

Disampaikan Said Iqbal, KSPI bersama dengan 9 organisasi yang lain memang menjadi inisiator untuk melanjutkan keberadaan Partai Buruh.

Tetapi itu baru sebatas inisiator, belum menjadi keputusan Kongres yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di dalam oranisasi KSPI.

Kongres V KSPI sendiri, lanjutnya, diikuti 300 orang dari 32 Provinsi dan 100 Kabupaten/Kota yang mewakili 2,2 juta anggota KSPI yang tersebar di 300 Kabupaten/Kota.

“Sebagaimana yang terdahulu, di dalam Kongresnya KSPI juga akan dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Sebelumnya, dukungan terhadap Capres dan Cawapres dilakukan KSPI melalui kontrak politik,” kata Said Iqbal dalam rilisnya Rabu 11 Januari 2022.

Namun demikian, lanjutnya, dalam Pemilu 2024 nanti bagi KSPI tidak ada kontrak politik.

Dijelaskan Said Iqbal, terkait dengan keputusan mengenai Capres dan Cawapres yang akan didukung oleh KSPI, diserahkan sepenuhnya pada proses politik di dalam Partai Buruh.

“Siapa pun Capres dan Cawapres 2024 yang akan dipilih Partai Buruh, KSPI akan mendukungnya. Tetapi dalam prosesnya, KSPI mengusulkan kepada Partai Buruh untuk menyelenggarakan Konvensi Capres dan Cawapres,” kata Said Iqbal.

Dengan demikian, lanjutnya, diharapkan akan muncul Capres dan Cawapres yang berusia muda, di bawah 50 tahun, dan tidak ada mahar yang diberikan kepada partai.

“Karena tidak ada mahar, tidak dikendalikan cukong, maka Capres dan Cawapres yang nantinya terpilih akan berpihak kepada orang-orang kecil,” tegasnya.

KSPI akan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Capres dan Cawapres yang nantinya akan didukung oleh Partai Buruh.

Said Iqbal optimis, di basis-basis indusri kaum buruh akan memberikan suara yang signifikan untuk kemenangan Partai Buruh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK