INAnews.co.id, Jakarta – Kongres KSPI tahun ini digelar di Jakarta sejak 11 sampai 13 Januari 2022 besok di hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) secara resmi mendukung dan menjadi bagian dalam proses perjuangan Partai Buruh.
KSPI bersama sembilan organisasi buruh menjadi inisiator untuk menghidupkan kembali Partai Buruh. Namun, yang demikian itu belum menjadi keputusan Kongres yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di dalam oranisasi KSPI.

Jika dukungan KSPI yang terdahulu dilakukan dengan kontrak politik, namun tidak dalam Pilpres 2024 mendatang. “Dalam Pemilu 2024 nanti bagi KSPI tidak ada kontrak politik,” demikian Said Iqbal Presiden KSPI.
Terkait dengan keputusan mengenai dukungan KSPI terhadap Capres dan Cawapres 2024 diserahkan sepenuhnya pada poses politik di dalam Partai Buruh.
“Siapa pun Capres dan Cawapres 2024 yang akan dipilih Partai Buruh, KSPI akan mendukungnya. Tetapi dalam prosesnya, KSPI mengusulkan kepada Partai Buruh untuk menyelenggarakan konvensi capres dan cawapres,” imbuh Said Iqbal.
Dengan demikian, diharapkan akan muncul capres dan cawapres yang berusia muda di bawah 50 tahun dan tidak ada ‘mahar’ politik yang diberikan kepada partai.
“Karena tidak ada mahar, tidak dikendalikan cukong, maka capres dan cawapres yang nantinya terpilih akan berpihak kepada orang-orang kecil.” demikian Said Iqbal di sela-sela konferensi pers di hadapan para awak media.
Kongres ke V KSPI yang di selenggarakan di hotel Grand Cempaka Jakarta Pusat ini di selenggarakan dengan tetap menjalankan prokes Covid-19 dengan ketat mengingat marak kembali nya varian baru covid-19 Omicron dengan mewajibkan peserta wajib tuntas vaksin dan penggunaan masker dan selalu mencuci tangan selama kongres berlangsung hingga selesai.






