Menu

Mode Gelap
Sidang TPPU Hasbi Hasan: Integritas Jaminan Hakim Bebas Intervensi Legitimasi Pemerintah 80 Persen Vs Demokrasi 20 Persen Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir Rayakan Momen Lebaran Penuh Harmoni: Manzone & Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Eksklusif Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU

EKONOMI

Pemkab Loteng Sediakan Stand Gratis Bagi UMKM saat MotoGP 2022

badge-check


					Pemkab Loteng Sediakan Stand Gratis Bagi UMKM saat MotoGP 2022 Perbesar

INAnews.co.id, Mandalika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyediakan lokasi strategis dengan lapak gratis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika saat gelaran MotoGP berlangsung 18 hingga 20 Maret 2022.

Wakil Bupati Lombok Tengah, H M Nursiah menyampaikan, Pemkab pun sudah menghimpun data terkait jumlah UMKM yang akan menempati stand.

“Lokasi stand untuk UMKM lokal kita jauh lebih strategis dibanding lokasi stand saat event WSBK lalu. Ukurannya yang akan ditempati mulai dari 20x 20 meter dan 20 x 40 meter dan stand itu nantinya akan menyesuaikan dengan kelompok UMKM yang ada,” ujar H M Nursiah, Jumat (11/2/2022).

Pemkab pun yakin dengan lokasi yang strategis dan stand yang disediakan gratis itu, menguntungkan para pelaku UMKM lokal. “UMKM lokal tidak dibebani biaya apapun. Karena semua biaya sewa ditanggung oleh pemkab,” jelasnya.

Ia berharap, pelaku UMKM bisa memanfaatkan kesempatan dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga selain memperoleh keuntungan, yang lebih penting lagi konsumen mendapatkan produk lokal yang berkualitas.

“Mulai saat ini pelaku UMKM harus mempersiapkan berbagai hal. Termasuk juga dengan menyiapkan produk andalan yang dikemas unik dan menarik. Agar para wisatawan atau
penonton bisa tertarik dalam membeli produk yang kita tawarkan. Meski tidak diragukan lagi produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM lokal kita sangat luar biasa,” terangnya.

Sebelumnya di tempat terpisah, Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menyampaikan kegembiraannya dengan tumbuhnya kegiatan perekonomian, imbas dari event yang diadakan di NTB baik yang bertaraf nasional maupun internasional seperti MotoGP 2022 dan sebelumnya
World Superbike (WSBK). Hal ini dikatakannya membawa angin segar bagi pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Lombok Tengah khususnya.

Untuk itu, Pemkab berharap pada pelaku UMKM dapat meningkatkan keterampilan dalam proses produksi maupun dengan peningkatan manajerial.

“Nantinya ada digitalisasi produk UMKM, dalam hal ini dinas terkait mulai berpikir dan mencari motivator yang handal. Sehingga setelah selesainya berbagai kegiatan dapat memberikan
terobosan secara berkelanjutan,” ungkap Lalu Pathul Bahri.

Gelaran WSBK 2021 dan MotoGP 2022 ditegaskan Bupati sangat berpengaruh terhadap jumlah kunjungan ke Lombok Tengah. Bahkan beberapa produk UMKM lokal mampu menembus pasar
mancanegara.

“Terlebih diperkirakan nantinya untuk MotoGP jumlah kunjungan berkisar hingga 7000 ribu, tentunya ini semua berdampak multiplayer efek dalam segala lini kegiatan, baik dari
perekonomian maupun pariwisata,” tegasnya.

Pemda dikatakannya sangat mendukung berbagai kegiatan, terlebih sebagai pelayan masyarakat berupaya untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat. Kebersamaan serta
dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan
baik.

“Kita optimis dengan berbagai kegiatan Internasional membuat pelaku UMKM bisa terus berkembang,”terangnya.

Salah seorang pelaku UMKM lokal, Sri Sofiati Solehatun, sangat mengapresiasi dukungan serta
perhatian Pemda atas keberadaan UMKM di Lombok Tengah. Beberapa kegiatan juga sudah dilakukan kepada pelaku UMKM lokal yang tersebar dari 12 kecamatan.

“Dukungan pemerintah sangat luar biasa melalui kegiatan digital entrepreneur academy dan
banyak motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan diri dan membawa Lombok Tengah menjadi lebih maju. Kami berhajat untuk memperkenalkan produk potensi teman-teman yang ada di Lombok Tengah, sehingga pihak BUMN dan pihak luar dapat mengetahui produk UMKM Lombok Tengah,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PLN Keluhkan Teknologi Datang Lebih Dulu dari Regulasi

29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Harga Mahal dan Regulasi tak Pasti Jadi Penghalang Investasi EBT

29 Januari 2026 - 07:57 WIB

2026 Tahun Berat untuk Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

28 Januari 2026 - 21:35 WIB

Populer EKONOMI