Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

RAGAM

Rama Supandhi Taklukan Suwardi Si Beca Lawu Dalam Pertarungan Adu Gengsi

badge-check


					Rama Supandhi Taklukan Suwardi Si Beca Lawu Dalam Pertarungan Adu Gengsi Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Fight Night 56 The Mega Fight menjadi Laga pembuka OnePride MMA musim 2022 sukses digelar tadi malam (12/02/2022). Dalam Fight Night 56 tadi malam menyajikan empat partai terbaik, yakni Interim Title Fight kelas Flyweight, Catchweight kelas Welterweight, Contender Fight kelas Welterweight dan Contender Fight kelas Lightweight.

Pertarungan adu gengsi terjadi antara dua mantan juara Suwardi Si Becak Lawu dari Asta MMA Bogor dan Rama Supandhi The Hell Boy dari Warrior MMA Jakarta dalam pertarungan interim title fight kelas flyweight.

Kedua fighter berhati-hati dalam melancarkan serangan, namun Rama tampil lebih agresif di stand up fighting. Suwardi mulai bangkit dan berupaya membawa Rama beradu ground fighting. Meskipun kewalahan Rama mampu bertahan hingga akhir ronde pertama. Duel semakin sengit kedua fighter tampil ngotot hingga memasuki ronde kelima. Namun kedua fighter tetap bertahan hingga bel dibunyikan. Akhirnya dewan juri memutuskan kemenangan mutlak bagi Rama Supandhi. Suwardi Sang Becak Lawu kembali harus menerima kekalahan saat menghadapi Rama Supandhi.

“Jadi begitu saya di-takedown saya tahu kalau Mas Wardi ingin mencari poin dengan main di atas. kemudian di ronde empat dan lima, dari pada saya di-takedown terus jadi saya takedown duluan. Apalagi Mas Wardi juga raja submission, jadi saya tidak bisa sembarangan. Kedepannya untuk menghadapi Jeremi saya persiapkan powernya, karena dia sangat kuat ya.” kata Rama.

Selanjutnya, partai yang seharusnya menjadi laga perebutan sabuk juara bagi Sang Champion kelas welter Windri Patilima berubah menjadi partai Catchweight karena Alex Munster melebihi berat badan untuk pertarungan kelas welter. Pertarungan singkat tersaji antara Windri dan Alex. Memulai pertarungan Windri mencoba bermain tenang. Upaya serangan dari Alex dimentahkan Windri dengan permainan ground yang apik. Satu kuncian americana memaksa Alex melakukan tap out dan kemenangan berhasil direbut Windri Patilima.

“Seharusnya ini menjadi awal laga saya mempertahankan sabuk, tapi karena lawan saya kelebihan berat badan tapi tidak apa-apa lah jadinya laga catchweight. Kalau selama pertarungan kesulitannya dibeda tinggi badan ya, karena lawan saya lebih tinggi. Kedepannya pasti saya berlatih lebih baik lagi untuk menghadapi petarung-petarung lain” kata Windri

Pada partai kedua, pertarungan tensi tinggi terjadi antara Sarwo Edhi Sam dari Rajawali Academy MMA dan Iman Lesmana dari BFC Bandung dalam pertarungan Contender Fight kelas welterweight. Iman bermain dominan di ground dan stand up fighting sejak awal ronde pertama. Sarwo Edhi yang kewalahan  bahkan tersungkur jelang akhir ronde pertama. Hujan gound and pound dari Iman mengakhiri perlawanan Sarwo Edhi saat wasit memberhentikan pertandingan dan memberikan kemenangan TKO untuk Iman Lesmana.

Terakhir, pertarungan seru terjadi antara Jeka Saragih dari Camp Satrianegara Medan dan Rama Sabturi dari Camp Rajawali Academy MMA dalam pertarungan Contender Fight kelas lightweight. Jeka tanpa ragu mengajak Rama bermain ground sejak awal ronde pertama. Berbagai upaya kuncian dilakukan kedua fighter namun keduanya masih sulit mengunci kemenangan di ronde pertama maupun ronde kedua. Hingga ronde ketiga, kedua fighter tetap kesulitan untuk menumbangkan lawan. Akhirnya wasit memberhentikan pertandingan babak ketiga selesai dan dewan juri memberikan kemenangan mutlak bagi Jeka Saragih.

Empat partai spesial telah tersaji untuk para pecinta MMA. Seluruh gelaran OnePride MMA juga digelar dengan memberlakukan standart protokol kesehatan yang ketat.

“Pertarungan malam ini semuanya sangat seru. Ini baru mega fight yang pertama, kami masih ada 9 mega fight lainnya dan saya rasa ini awal yang sangat baik. Apresiasi kami yang sebesar-besarnya kepada fighter-fighter yang menunjukkan kualitas terbaik, juga untuk para pecinta OnePride MMA.” kata Taufan Eko Nugroho selaku Wakil Ketua Umum KOBI Bid. Organisasi.

One Pride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia menghadirkan lebih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. Untuk berita terbaru terkait One Pride MMA, silakan kunjungi www.onepride.net & www.tvonenews.com, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kisah Sukses Pelajar SMA Menggelar Pertandingan Padel Antar Sekolah

23 Desember 2025 - 09:27 WIB

Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Kosmik di Hotel 88 Mangga Besar VIII

19 Desember 2025 - 12:55 WIB

Hotel 88 Fatmawati Dipenutup Tahun 2025 Hadirkan New Year Carnaval 2026

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Populer GAYA HIDUP