INAnews.co.id, Tangerang Selatan – Menjalankan apa yang menjadi arahan Ketua Umum DPP GANNAS I Nyoman Adi Peri SH, bahwa Narkoba adalah musuh yang harus dan wajib di bumi hanguskan sampai ke akar – akarnya agar tidak menjadi benalu di tengah masyarakat, terutama generasi milenia.
Hal inilah yang diimplementasikan oleh Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Anti Narkoba Nasional (DPD GANNAS) Kota Tangerang Selatan sebagai organisasi penggiat Narkoba yang berkomitmen kuat perang melawan Narkoba.
DPD GANNAS Tangsel secara konsisten mensosialisasikan bahaya narkoba kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk para generasi muda milenia sebagai penerus bangsa. Salah satunya yang dilakukan para pengurus dan anggota DPD GANNAS Tangsel melalui pemasangan banner di beberapa titik lokasi strategis untuk mengingatkan masyarakat luas tentang bahaya Narkoba.
Titik lokasi yang dipasang banner diantaranya, pertigaan Kebon Manggis Kel Pondok Kacang Timur, Pertigaan Tajur Pondok Kacang Raya, depan seberang Gedung Pemkot Tangsel dan juga di wilayah Ciputat di kawasan terminal.
Ketua DPD GANNAS Tangsel Ahmad Yani menegaskan, organisasi ini (GANNAS) tidak akan bosan untuk mensosialisasikan khususnya kepada generasi muda milenia, termasuk di beberapa sekolah dengan mengajak dan mengingatkan betapa bahayanya Narkoba karena jelas – jelas merusak mental generasi muda dan juga mengakibatkan kematian yang sia – sia.
“Masalah narkoba tidak dapat diatasi oleh satu atau beberapa organisasi saja, tetapi harus melibatkan banyak instansi terkait. Peran serta masyarakat dalam berkontribusi melalui peran Penggiat Anti Narkoba mutlak diperlukan sebagai upaya sinergitas lembaga.” ucapnya.

“Tentunya, kami juga akan bersinergi dengan TNI – Polri, BNN, dan Pemerintah serta para pengiat Anti Narkoba lainnya untuk bersama – sama memerangi Narkoba ini” ujarnya.
Disampaikan Ahmad Yani bahwa, ini sesuai dengan Pasal 104 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, yang menyebutkan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta dalam membantu P4GN serta prekusor narkotika.
“Tugas pokoknya adalah melakukan kampanye media seperti pemasangan spanduk, standing banner, stiker dan sebagainya. Kemudian penyuluhan dan pelatihan P4GN, tes urine, mengajak penyalahguna untuk direhabilitasi serta memberikan informasi terkait adanya indikasi peredaran gelap narkoba kepada lembaga yang berwenang,” tuturnya.
Menurut Ahmad Yani diperlukan sinergitas para penggiat anti narkoba khususnya bidang pencegahan, bertujuan menyelamatkan dan melindungi masyarakat termasuk generasi milenia dari ancaman kejahatan narkoba. Karena itu, perlu kepedulian dan kesungguhan dari hati nurani menjadi penggiat karena tugas yang diemban dan tantangan yang dihadapi cukup berat.
“Alhamdulillah, para pengurus yang tergabung dalam organisasi GANNAS, adalah orang – orang yang memiliki tingkat kepedulian dengan panggilan hati nurani untuk bersama-sama menjaga dan menyelamatkan generasi penerus bangsa, terbebas dari bahaya Narkoba,” ungkapnya.
“Kita sudah sering mendengar berapa banyak sudah para generasi muda kita harus merenggang nyawa karena OD (Over Dosis) akibat menjadi pemakai dan pecandu Narkoba itu.” katanya.

” Coba kita pikirkan, dari sisi mana ada positifnya Narkoba itu. Saya pastikan semua jenis Narkoba, membawa sisi buruk/ negatif dan itu saya pastikan.” tegas Ahmad Yani.
Dijelaskan Yani, ketika generasi muda terpengaruh dan menjadi pengabdi Narkoba, maka sudah dipastikan bangsa dan negara akan rusak, karena cara berpikir mereka sudah rusak. Bagaimana masa depan bangsa ini, kalau generasi muda kita menjadi pemakai/pecandu Narkoba. Apalagi menjadi sosok pemimpin, bukannya semakin maju tetapi sebaliknya semakin hancur berantakan.
Untuk itu, saya tegaskan kembali saya sebagai Ketua DPD GANNAS Tangsel bersama seluruh jajaran pengurus sudah berkomitmen kuat, tidak akan mundur selangkah pun, perang melawan narkoba.
“Tidak ada tempat bagi bandar, dan pengedar narkoba. Mari kita selamatkan generasi muda dari bahaya narkotika, karena dengan kekuatan yang digalang secara bersama – bersama, insya allah, para bandar dan pengedar Narkoba tidak akan berkutik di Indonesia ini ,khususnya di Kota Tangerang Selatan.” katanya.
Dari sisi lain, kata Ahmad Yani, Kami juga akan turut berperan aktif memberikan konseling untuk para mantan narkoba agar mereka benar – benar terbebas dari pengaruh barang laknat itu. Kami terima mereka, jika mereka ingin berkarya dan berkreasi untuk bekal mereka untuk dapat berbuat positif di tengah – tengah masyarakat kedepannya.
“Dalam waktu dekat DPD GANNAS Tangsel juga akan merencanakan Aksi Nasional Menuju Kota Tangerang Selatan “BERSINAR’ (Bersih Dari Narkoba). Ini merupakan salah satu program DPD GANNAS Tangsel.” tutupnya.(Lingga)






