Menu

Mode Gelap
Marak Makelar Dapur MBG, Kepala BGN Diminta Turun Lapangan Tinjau Dapur 3 T Amien Rais Kritik Rencana Pembukaan Kebun Sawit Baru di Tengah Ancaman Banjir Rayakan Momen Lebaran Penuh Harmoni: Manzone & Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Eksklusif Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU Mempertanyakan Pertanggungjawaban Dana Jaminan Reklamasi Tambang UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan

EKONOMI

Animo Penonton Tingggi, Penjualan Tiket MotoGP Tembus 21.530 Tiket

badge-check


					Animo Penonton Tingggi, Penjualan Tiket MotoGP Tembus 21.530 Tiket Perbesar

INAnews.co.id, Mataram – Animo para penonton yang menyambut perhelatan MotoGP Mandalika 2022 sangat tinggi. Sebanyak 21.530 tiket terjual per tanggal 20 Februari 2022, terdiri dari Grandstand terjual sebanyak 19.452 seats dan General Admission sebanyak 2.078 seats.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi., M.Si saat memberikan pemaparan dalam acara Konferensi Pers Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022 secara virtual, Selasa (1/03).

“Saat ini kami terus melakukan peningkatan penjualan tiket dan mobilisasi penonton, yang dari 60 ribu penonton ini, dengan asumsi jumlah penduduk dipulau Lombok adalah 3.5 juta maka 1% dari itu yaitu 35 ribu diharapkan bisa menyaksikan perhelatan MotoGP ini,” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa target mobilisasi sebanyak 35 ribu tiket akan di distribusikan kedalam 10 cluster penjualan, diantaranya ASN Provinsi NTB, Bupati dan Walikota SE – NTB, Kapolda NTB, Danrem, Danlanal, Danlanud NTB, Instansi Vertikal Daerah, BUMN dan Perbankan, Asosiasi Provesi, Guru dan Pelajar, Ustadz dan Santri dan Masyarakat Umum/Tionghoa PITI – PSMII.

“Semoga target penjualan 35 ribu tiket dimana 1 persen dari penduduk pulau Lombok bisa menyaksikan ini, semoga kami dapat laksanakan dengan sebaiknya,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PLN Keluhkan Teknologi Datang Lebih Dulu dari Regulasi

29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Harga Mahal dan Regulasi tak Pasti Jadi Penghalang Investasi EBT

29 Januari 2026 - 07:57 WIB

2026 Tahun Berat untuk Ekonomi dan Demokrasi Indonesia

28 Januari 2026 - 21:35 WIB

Populer EKONOMI