Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

UPDATE NEWS

Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur Kecam Aksi Penganiyayaan Oleh Oknum KNPI

badge-check


					Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur Kecam Aksi Penganiyayaan Oleh Oknum KNPI Perbesar

 

INAnews.co.id,Jakarta– Pengurus Daerah XIII GM FKPPI Jawa Timur (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri), mengecam keras dugaan terjadinya aksi penganiayayaan terhadap kader Pengurus Pusat GM FKPPI oleh oknum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada Sabtu, 21 Mei lalu.

Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur, Satria Muhammad Adipratama sangat menyayangkan aksi penganiayaan tersebut.

Aksi penganiayaan tersebut terjadi pada saat penutupan kongres KNPI Ke XVI bertempat di Maluku Utara.

“Kami merupakan organisasi kepemudaan yang telah lama berhimpun di bawah KNPI. Dalam sejarahnya berhimpun di KNPI, Kader GM FKPPI pernah menjadi Ketua Umum, Sekjen, dan jabatan penting lainnya di KNPI. Dinamika dalam berkepemudaan sering terjadi, saya sangat menyayangkan aksi yang tak elok dilakukan pemuda itu. Sampai saat ini kami masih mencari tahu oknum oknum yang melakukan penganiayaan tersebut.”, jelas Satria pada 25 mei 2022.

“Seharusnya sebagai pemuda menyelesaikan masalah itu dengan duduk dan diskusi bukan dengan penganiayaan.”, sambung Satria.

PD XIII GM FKPPI Jawa Timur berharap dengan berakhirnya Kongres Ke XVI di Maluku Utara, Ketua Umum terpilih Haris Pratama dapat menjembatani dan menyelesaikan insiden ini.

Mengingat slogan Kongres tersebut adalah Sinergi Pemuda, Indonesia Bangkit.

Sebagai penutup Satria mengatakan, “Saya berharap Ketua Umum terpilih Bung Haris dapat menjembatani dan menyelesaikan insiden ini. Kami juga berharap oknum-oknum tersebut meminta maaf secara terbuka di depan umum. Apalagi mereka telah mengakibatkan ketidaknyamanan kami selaku organisasi yang berhimpun di KNPI”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL