Togar Situmorang; Surya Paloh Harus Bersikap Terkait Kader Partai Yang Bermasalah

539

INAnews.co.id, Rote Ndao – Masih diingatan Rakyat Indonesia khususnya masyarakat di kabupaten Rote Ndao
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam pidatonya mengajak seluruh kader agar konsisten membawa gerakan perubahan untuk merestorasi Indonesia.

Namun sayangnya, ada oknum kader Partai Nasdem di Kabupaten Rote Ndao, yang melakukan pelanggaran hukum dan kode etik Partai seakan dibiarkan.

Advokat dan Pengamat Kebijakan Publik, Togar Situmorang, saat dihubungin terkait Anggota DPRD Rote Ndao bernama Olafbert A.Manafe mengatakan jika dalam hal ini itu adalah hak otonomi dari Partai Nasdem untuk memberhentikan bahkan melakukan tindakan tegas berupa usulan pemecatan karena sudah merusak citra Partai Nasdem.

” Sesuai dengan Visi Misi Partai Nasdem Pimpinan Surya Paloh yang menjunjung tinggi Restorasi Indonesia sesuai manisfesto Partai Nasdem saat Pendeklarasian pada 26 Juli 2011,” ucap Togar pada Rabu 11 Mei 2022.

Lanjutnya,  jika slogan Restorasi Partai Nasdem yang digetarkan Ketua Umum Surya Paloh telah berhasil memikat masyarakat sehingga banyak para legislator dari Partai Nasdem bisa duduk sebagai perwakilan rakyat di DPRD setempat bahkan sampai DPR RI di Senayan .

Menurut Togar,  Restorasi Indonesia adalah suatu gerakan memulihkan serta mengembalikan serta memajukan fungsi pemerintah kepada cita-cita Proklamasi 1945 dan menggusung mandat konstitusi untuk membangun satu negara kesejahteraan berdasarkan prinsip ekonomi, negara hukum yang menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia dan Negara yang mengakui keberagaman sesuai dengan Prinsip Bhineka Tunggal Ika.

Togar Situmorang mengatakan Partai Nasdem dengan Ketua Umum Surya Paloh meminta semua kader semoga dapat menjaga marwah Partai Nasdem.

” Jika terbukti melakukan  perzinahan menjalankan hukuman penjara 6 Bulan sesuai dengan Pasal 284 ayat 1 ke 2 KUHP dan ada desakan agar di lakukan Pergantian Antar Waktu bagi kader yang melanggar hukum itu,” jelas Togar.

Togar menilai Partai Nasdem harus menggunakan Hak Otonomi Partai namun perlu dipertimbangkan permasalahan yang ada agar tidak menurunkan kredibilitas Partai Nasdem sebagai partai bersih.

Terkait dengan pandangan Partai termaktub dalam BAB VIII tentang Keanggotaan Pasal 13:

1. Anggota diberhentikan karena : a. Meninggal Dunia,

b. Mengundurkan diri ; dan

c. Diberhentikan

2. Anggota diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf (c) apabila :

a. Melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;

b. Melanggar Peraturan Partai dan/ atau Melanggar Kebijakan Partai ;

c. Menjadi anggota Partai Politik lain.

3. Pemberhentian anggota sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat.

” Terkait ada laporan masyakarat Partai Nasdem wajib menindaklanjuti pengaduan yang masuk bukan secara hanya diplomasi panjang dan tidak ada tindakan bahkan seolah ada pembiaran dari pihak pimpinan DPRD termasuk juga Pimpinan Partai Nasdem sendiri,” tandas Togar Situmorang.

Togar Situmorang berharap Partai Nasdem selalu mengedepankan etika dan mempunyai anggota kader partai berprilaku dan berorientasi kepada pelayanan publik.

“Anggota Dewan tersebut bisa menjadi bersih dan mapan tanpa ada pelanggaran hukum,” tutup Togar Situmorang.

 

 

 

Reporter : Dance Henukh

Editor : M. Helmi

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.