Menu

Mode Gelap
Rayakan Momen Lebaran Penuh Harmoni: Manzone & Minimal Luncurkan Koleksi Sarimbit Eksklusif Bersama Rezky Aditya dan Citra Kirana Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU Mempertanyakan Pertanggungjawaban Dana Jaminan Reklamasi Tambang UU Cipta Kerja Dinilai Permudah Perusakan Lingkungan Deforestasi Legal Lebih Besar dari Ilegal Sidang Sengketa Lahan di Desa Sea Memanas, Saksi Ungkap Fakta Mengejutkan, BPN Diduga Terlibat Pemalsuan Data

HUKUM

Antisipasi Tindak Kriminalitas Saat WSBK, Polda NTB Sebarkan Tim Anti Copet

badge-check


					Antisipasi Tindak Kriminalitas Saat WSBK, Polda NTB Sebarkan Tim Anti Copet Perbesar

INAnews.co.id, Lombok Tengah – Mendukung World Super Bike 2022 Mandalika, Polda NTB telah menerjunkan 7.000 personil untuk memastikan event internasional ini berjalan lancar dan aman.

Terkait gangguan Drone, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa dari hasil pantauan tidak ada drone yang naik kecuali yang sudah berizin dari dorna.

“Kita mengapresiasi kepada komunitas drone yang telah mematuhi peraturan dan kerjasamanya dalam menyukseskan WSBK,” ujarnya saat menggelar Konfrensi Pers di media center indonesia Sabtu, (13/11/2022).

Sementara terkait arus lalu lintas, Kombes Pol Artanto mengatakan dari hasil pantuan helikopter pada hati jumat masih relatif normal lebih sepi dari tahun kemarin.

“Hari sabtu diperkirakan meningkat bahkan lebih meningkat lagi pada hari minggu,” jelasnya.

Lebih lagi ia menambahkan untuk mengurangi kemacetan masyarakat yang menonton di himbau menggunakan sepeda motor.

“Belajar dari wsbk pertama dan MotoGP masyarakat diharapkan datang lebih awal dari waktu yang telah di tetapkan,” tandasnya.

Sementara untuk kapasitas parkir, Kombes Pol Artanto mengatakan bahwa telah disiapkan 9000 untuk roda 4 dan 5000 roda 2.

Terkait keamanan, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menuturkan bahwa Polda NTB telah menyebarkan Tim Anti copet di seluruh titik pemantauan untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas

“Tim anti copet pun disebar di seluruh titik pemantauan guna mengantisipasi tindak kriminal 3C saat pergelaran WSBK,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Lebih dari 300 Izin Tambang di Pulau Kecil Langgar UU

29 Januari 2026 - 23:27 WIB

Mempertanyakan Pertanggungjawaban Dana Jaminan Reklamasi Tambang

29 Januari 2026 - 21:24 WIB

Deforestasi Legal Lebih Besar dari Ilegal

29 Januari 2026 - 17:21 WIB

Populer HUKUM