Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

PENDIDIKAN

PBSI Jakarta Selatan & Universitas Moestopo Gelar Turnamen Bulu Tangkis

badge-check


					PBSI Jakarta Selatan & Universitas Moestopo Gelar Turnamen Bulu Tangkis / Foto: Dok UPDM (B) Perbesar

PBSI Jakarta Selatan & Universitas Moestopo Gelar Turnamen Bulu Tangkis / Foto: Dok UPDM (B)

JAKARTA – Demi mendukung perkembangan dunia bulu tangkis Indonesia agar bisa lebih berkembang lagi, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bersama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Selatan menggelar turnamen bulu tangkis, Moestopo Cup 2022.

Ajang bergengsi yang digelar di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini merupakan upaya Universitas Moestopo untuk membantu pembibitan atlet-atlet muda, khususnya di cabang olahraga bulu tangkis baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurut Rektor Universitas Moestopo, Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si., sejak awal didirikan, Universitas Moestopo memang fokus dalam upaya memajukan bangsa dari berbagai sektor, termasuk pada bidang olahraga.

Selain menggelar turnamen olahraga, bukti lain keseriusan Universitas Moestopo dalam mendukung atlet muda, lanjut Prof. Paiman, adalah dengan memberi kesempatan atlet muda melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Moestopo.

“Universitas Moestopo selalu berupaya untuk membantu pemerintah memajukan bangsa dan negara yang kita cintai bersama, bukan hanya dalam sektor pendidikan, tapi juga olahraga,” ujar Prof. Paiman.

Hadir dalam pembukaan, Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga, Dr. Syamsudin menyambut baik langkah yang telah dilakukan oleh Universitas Moestopo dan PBSI Jakarta Selatan. Menurutnya, turnamen seperti Moestopo Cup 2022 sangatlah penting untuk digelar.

Sebab, Moestopo Cup 2022 hadir sebagai pemantik semangat bagi atlet, khususnya atlet muda untuk mengembangkan talentanya setelah lama vakum selama beberapa tahun akibat pandemi Covid-19.

Apalagi saat ini olahraga sudah bukan lagi menjadi hobi semata, melainkan suah menjadi profesi. Pemerintah pun berharap dengan adanya turnamen ini, akan lahir atlet yang bukan hanya bagus di tingkat nasional, tapi juga di tingkat internasional.

“Dengan adanya kompetisi bulu tangkis yang digelar oleh Universitas Moestopo ini mudah-mudahan bisa menjadi ajang pencarian bakat atlet-atlet muda berprestasi,” katanya.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Pengurus Kota (Pengkot) PBSI Jakarta Selatan, Kurniahu Tjio Kai Kei. Menurut Kurniahu, kompetisi dan turnamen merupakan kegiatan penting bagi atlet muda. Karena itu, penyelenggaraan Moestopo Cup 2022 tak bisa dipandang sebelah mata.

Terlebih Moestopo Cup 2022 terbukti disambut oleh atlet-atlet muda, khususnya dari DKI Jakarta. Sebab tak kurang dari 285 atlet mendaftarkan diri sebagai peserta pada turnamen yang memperebutkan total hadiah Rp70 juta tersebut.

“PBSI Jaksel siap mendukung penuh penyelenggaraan Moestopo Cup 2022. Kami berharap event ini sukses dan mampu melahirkan atlet-atlet masa depan, bukan hanya untuk DKI Jakarta, tapi juga untuk masa depan olahraga Indonesia,” lugas Kurniahu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Eko Prasetyo berujar jika Moestopo Cup 2022 yang digelar berkat adanya sponsor seperti Pertamina Gas Negara, Bank Rakyat Indonesia, Eagle, Aqua, BNI, IndiHome dan Oriflame ini akan memainkan 11 kelompok umur.

“Persiapan Moestopo Cup 2022 dilakukan dengan serius. Karena itu, wasit dan hakim garis yang bertugas pada kompetisi ini adalah mereka yang sudah tersertifikasi oleh PBSI dan juga telah mendapatkan pembekalan pendidikan & ujian,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Cerita Proyek Sarapan Siswa yang “Agak Sensitif”

29 Desember 2025 - 12:39 WIB

Populer PENDIDIKAN