INAnews.co.id, Jakarta – Pengurus Pelti DKI Jakarta berikan bonus dan apresiasi kepada atlit Tennis DKI Jakarta atas prestasi dan sebagai juara Pra Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) di Bandar Lampung Oktober lalu.
Atlit tenis lapangan DKI berhasil meraih medali emas beregu putra dan medali perak beregu putri, pada event Pra Popnas 2022.
Ketua Pelti DKI, Erwin Suryadi mengatakan prestasi atlit tenis muda DKI harus diapresiasi agar prestasi mereka terus menanjak ke level nasional bahkan internasional.
Pemberian apresiasi dan bonus bagi atlit Pra Popnas DKI ini diberikan langsung Ketua Pelti DKI, Erwin Suryadi dan di damping Wakil Ketua, Ferry Sarjana dan pengurus Pelti DKI lainya.
“Mereka berpretasi dan Pelti DKI sangat concern untuk menjaga atlit DKI untuk terus kita dorong dan mendapatkan prestasi di tingkat nasional dan bahkan internasional, “ Kata Erwin yang juga mantan atlit tenis nasional.
Erwin menambahkan, atlit tennis DKI saat ini memiliki prestasi yang luar biasa ditingkat nasional, meski usia mereka masih relatif muda.
“Ini sejalan dengan program Pelti DKI yang terus membina atlit usia muda dan menggelar banyak turnamen setiap tahun,” ujar Erwin
Salah satu atlit nasonal yang hadir dalam silaturahmi antara pengurus Pelti DKI dan Pemain tennis DKI adalah ‘sikembar’ Fitriana dan dan Fitriani.
Menurut Fitriana, pengurus Pelti DKI saat ini cukup perhatian terhadap atlit-atlit tenis DKI, terutama untuk menjaga kekompakan antara pengurus dan atlit.
“Menurut aku cukup baik, saling menghargai dan saling menerima masukan dari pengurus dan atlit, jadi kedepan kita tahu harus gimana,” kata Ana.
Menurut Ana, pertemuan seperti ini bisa saja dilakukan setiap bulan agar pemain dan pelatih termotivasi dan lebih giat berlatih lagi mengejar prestasi.
Hadir pada silaturahmi antara pengurus Pelti DKI, Tujuh atlit tennis nasional putra dan putri, diantaranya petenis putri berprestasi Mischa Goenadi, Alaila Zayna Arief dan Novita Gita Purwasih, sementara dibagian putra hadir petenis Joachim Mika Gunawan, Putu Agassi Pranata, Aldhito Ramadhan dan Faried Widyarohamandhiansyah.






