Menu

Mode Gelap
Indonesia Terseret Permainan Trump: Pakar Sebut Pemerintah Kehilangan Kedaulatan Pakar: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump Batal Demi Hukum, Presiden Langgar Konstitusi Rocky: Hanya Politik Mahasiswa yang Bermutu, Politisi Hanya Urusi Kepentingan Personal Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Peneliti: Mukjizat bagi Indonesia YLBHI Kecam Kesepakatan Prabowo dengan Trump Ngabuburit Dan Bukber Spesial Bersama Para Influencer otomotif Di Grand Opening Store Apparel TRACKER Cihampelas Bandung

PENDIDIKAN

Peringati Hari Pers Nasional 2023, Universitas Moestopo Dukung Pers Berkualitas

badge-check


					Rektor Universitas Moestopo, Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si. / Foto: Dok UPDM (B) Perbesar

Rektor Universitas Moestopo, Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si. / Foto: Dok UPDM (B)

JAKARTA, INAnews – Sejak lama pers selalu dianggap sebagai salah satu pilar demokrasi. Dengan pers yang independen dan berkualitas, maka kehidupan berbangsa dan bernegara pun akan semakin baik. Untuk itu, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) pun mendukung kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia.

Semangat untuk mewujudkan pers Indonesia yang independen dan berkualitas itu mengental saat Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023 di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Kabupaten Deli Serdang, Kamis, 9 Februari 2023.

Presiden Joko Widodo yang menghadiri peringatan ini mengucapkan selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers nasional dan menyampaikan apresiasinya atas perannya bagi bangsa dan negara.

Universitas Moestopo sebagai salah satu universitas swasta bergengsi di Indonesia pun mendukung kehadiran pers yang independen dan berkualitas. Menurut Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si, pers adalah pilar bangsa yang harus dijaga dan dirawat.

“Dengan pers yang independen, berkualitas dan bertanggung-jawab sosial, maka demokrasi di Indonesia akan terjaga dan terus maju dan akan berkontribusi besar pada terwujudnya Visi Emas 2045,” ujar Prof. Paiman.

Lebih lanjut, Prof. Paiman, menjelaskan jika kontribusi yang telah dijalankan oleh Universitas Moestopo demi memajukan dunia jurnalistik Indonesia yang berkualitas sudah diimplementasi sejak lama.

Universitas Moestopo telah memiliki Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) yang telah berdiri sejak 13 Desember 1964. Bahkan awalnya FIKOM Universitas Moestopo dikenal dengan nama Fakultas Publisistik.

Sejak didirikan, FIKOM Universitas Moestopo ini telah mampu melahirkan puluhan ribu sarjana dan sejak 2003 telah memperoleh Akreditasi A. Karena itu tak heran bila pendirinya, Prof. Dr. Moestopo, dikenal sebagai Bapak Komunikasi dan membantu kelahiran Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran.

Pada saat ini FIKOM UPDM (B) menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Program Studi Ilmu Komunikasi dengan empat konsentrasi, yakni, Hubungan Masyarakat, Jurnalistik, Periklanan, dan Penyiaran Digital.

Menurut Prof. Paiman, untuk menjaga kualitas pendidikan yang pada akhirnya melahirkan insan pers yang mumpuni maka fasilitas penunjang belajar pun harus terus dimutahirkan demi menjawab perkembangan jaman.

Untuk itu, FIKOM Universitas Moestopo saat ini memiliki berbagai laboratorium mulai dari laboratorium televisi, laboratorium radio, laboratorium fotografi, laboratorium komputer, hingga perpustakaan dengan koleksi pustaka yang melimpah.

“Tak hanya itu semua, demi kontribusinya pada dunia jurnalistik Indonesia, FIKOM Universitas Moestopo bekerjasama dengan Dewan Pers juga secara rutin menggelar Uji Kompetensi Wartawan,” lugas Prof. Paiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

125 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah

20 Februari 2026 - 15:58 WIB

Dubes Venezuela Bahas Isu Global di Prodi Hubungan Internasional Univesitas Moestopo

10 Februari 2026 - 19:35 WIB

Dubes Venezuela Bahas Isu Global di Prodi Hubungan Internasional Univesitas Moestopo

ASPIKOM Korwil Jabodetabek Matangkan Strategi Adaptasi Pendidikan Komunikasi dalam Rapat Kerja Wilayah

7 Februari 2026 - 11:45 WIB

ASPIKOM Korwil Jabodetabek Matangkan Strategi Adaptasi Pendidikan Komunikasi dalam Rapat Kerja Wilayah
Populer PENDIDIKAN