Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

POLITIK

PPP Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024, KIB Hanya Kerjasama

badge-check


					PPP Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024, KIB Hanya Kerjasama Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) yang akan diusung partai itu pada Pilpres 2024.

“Partai Persatuan Pembangunan memutuskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Republik Indonesia pada Pemilihan Umum Presiden 2024 yang akan datang ,” ujar Plt Ketum PPP M Mardiono membacakan keputusan DPP PPP soal bakal calon yang akan diusung partainya pada Pilpres 2024 nanti di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu 26 april 2023.

Mardiono mengatakan selama dua hari berturut-turut sebelum hari ini, elite partai itu telah menggelar rapat harian dan rapimnas di sana untuk membicarakan agenda membahas persiapan menghadapi Pileg dan Pilpres 2024.

“Setelah melalui musyawarah dan diskusi mendalam, PPP memutuskan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden RI pada Pilpres 2024,” kata Mardiono.

Tambah Mardiono, PPP masih tergabung bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar dan PAN.

“Namun, situasi politik bisa saja berubah usai PDIP mengumumkan untuk mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024,” ucapnya.

Keputusan tersebut diambil dari hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) V PPP yang telah dilakukan pada Selasa 25 april 2023, sore.

Sebagai informasi, PPP saat ini masih tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama PAN dan Golkar. Sejauh ini, KIB belum mengumumkan dukungannya terhadap capres tertentu.

Mardiono berpendapat koalisi yang terbentuk dalam KIB merupakan kerja sama dalam satu keputusan politik maupun gagasan.

” KIB bukan hal yang mengikat atau memengaruhi internal partai masing-masing. Dia menyebut belum tentu ada perbedaan dukungan capres di KIB,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK