Menu

Mode Gelap
Pasal Nikah dan Poligami dalam KUHP Bertentangan Konstitusi Konsumsi Rumah Tangga Naik tapi Upah Turun Sementara Akibat MBG INDEF: Tata Kelola Jadi Kunci Suksesnya MBG dan Danantara Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal

DAERAH

Infrastruktur Tak Merata, Bernadus Siap Menjadi Calon Bupati Kubu Raya

badge-check


					Bernadus , akan mencalonkan diri menjadi Bupati Kubu Raya provinsi Kalimantan Barat (foto: INAnews) Perbesar

Bernadus , akan mencalonkan diri menjadi Bupati Kubu Raya provinsi Kalimantan Barat (foto: INAnews)

INAnews.co.id, Jakarta – Bernadus berpendapat, pemekaran wilayah bukan hanya soal pelayanan masyarakat tapi juga soal pemerataan pembangunan dan keadilan.

Menurut Bernadus, dasar sebagai sebuah syarat daerah otonomi baru selain pembangunan infrastruktur utama dan pusat pelayanan publik harus terealisasi.

Berkaca di Kabupaten Kubu Raya kantor-kantor dinas disana masih banyak yang berstatus sewa, termasuk kantor DPRD, rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati dan Ketua DPRD.

“Hingga saat ini masih berstatus sewa, belum lagi kantor-kantor pelayanan dibidang hukum, selama 3 periode kepemimpinan Bupati belum mampu menyediakan kantor kejaksaan dan pengadilan,” jelasnya.

Lanjut Bernadus, jangan bicara infrastruktur yang lain seperti jalan, air bersih dan lainnya jika infrasturktur dasar saja tidak mampu dibangun.

Selain kabupaten Kubu Raya, empat Kabupaten hasil pemekaran di provinsi Kalimantan Barat, dalam waktu satu sampai dua periode kepemimpinan Bupatinya hanya menyelesaikan infrastruktur dasar saja.

“Masyarakat di Kabupaten Kubu Raya memerlukan pemimpin baru untuk melanjutkan estafet pembangunan yang ideal, dan harus memiliki karakteristik Pemimpin Rakyat,” ujar Bernadus.

Berbekal pengalaman pernah menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat dan sebagai Ketua Umum Dewan Rakyat Dayak, Bernadus menyatakan diri, siap maju dalam bursa Calon Bupati Kabupaten Kubu Raya periode 2024.

Dalam bursa calon Bupati Kubu Raya menyusul beberapa nama yang telah mencuat antara lain, Rusman Ali, Sujiwo, Syarif Abdullah.

Dihubungi INAnews Bernadus yakin masyarakat Kabupaten Kubu Raya memiliki pandangan yang sama dalam menilai hasil pembangunan di Kabupaten Kubu Raya selama 15 tahun ini.

Menurutnya, Kabupaten Kubu Raya terancam akan kembali ke Kabupaten induknya yaitu Kabupaten Mempawah jika tidak segera dibenahi.

“Selama tiga periode kepemimpinan Bupati, Kabupaten Kubu Raya dianggap terancam gagal sebagai daerah otonomi baru, tentu pernyataan ini didukung oleh beberapa fakta, salah satunya adalah hingga saat ini Kabupaten Kubu Raya gagal membangun infrastruktur, dengan alasan anggaran tidak cukup,” ucap Bernadus pada minggu 27 mei 2023.

Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kubu Raya juga tidak terlepas dari sorotannya, menurutnya Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kubu Raya harus ditinjau ulang.

“Pembangunan Kantor Bupati di Kecamatan Sungai Raya adalah hal yang tidak mencerminkan semangat pemekaran daerah otonomi baru,” ucapnya.

Lanjut Bernadus pemimpin rakyat adalah pemimpin yang memiliki jiwa kepimpinan yang mengutamakan pelayananan bagi masyarakat.

“Pemimpin rakyat tidak mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan, tetapi memiliki kemampuan untuk memenuhi dan mewujudkan kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Kepemimpinan Rakyat mempunyai sifat pembaruan, menggunakan pendekatan yang mendasar dan berjangka panjang, yang pada akhirnya memberikan perubahan secara menyeluruh pada kehidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

8 Januari 2026 - 16:13 WIB

Populer DAERAH