Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

SOSDIKBUD

Pokja Wartawan Kota Tua Sukses Gelar Diskusi Publik, Bahas Soal Nasib Kota Tua

badge-check


					Pokja Wartawan Kota Tua Sukses Gelar Diskusi Publik, Bahas Soal Nasib Kota Tua Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Diskusi Publik yang digelar oleh Kelompok Kerja Wartawan Kota Tua Jakarta yang diketuai oleh Muhamad Helmi Romdhoni pada Senin, 10 Juli 2023, berlangsung sukses dan direspon baik oleh peserta.

Bertempat di Hotel Mercure Jakarta Batavia dengan topik “Nasib Kota Tua Pasca Revitalisasi dan Penataan Kota Tua”. Diskusi ini juga ternyata menghasilkan gagasan dan ide dari peserta dan narasumber.

Ketua Panitia Haryanto sampaikan yang rencananya hadirkan delapan narasumber namun lima narasumber yang memaparkan materi, diantaranya adalah H. Candriyan Attahiyatt (Arkeolog), Robert Tambunan, S.H., M.H., (Ketua Jakarta Heritage Trust), Yayat Sujatna (Presiden Direktur PT Pembangunan Kota Tua Jakarta/ Konsorsium Kota Tua), Warto Dolin (Pengamat Publik) dan Muhamad Helmi Romdhoni, (Ketua Kelompok Kerja Wartawan Kota Tua Jakarta) dengan Moderator, Iradat Ismail (Kornas JAPI).

“Ketidakhadiran narasumber lainnya oleh peserta diskusi sangat disayangkan.  Seperti Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta dan Kepala UPK Kota Tua Jakarta Dedi Tarmizi,” ucap Hariyanto selaku Ketua Panitia.

“Padahal di tangan merekalah penataan dan pengelolaan Kota Tua akan menjadi harnoni,” sambungnya.

Acara diskusi dibuka oleh Wakil Camat Taman Sari Tumpal.

Selain itu hadir dari berbagai kalangan seperti, H.M Arief Haryono selaku tokoh agama, tokoh masyarakat Luar Batang dan Sunda Kelapa, Daeng Mansyur Amin, dan tokoh masyarakat sekitar Kota Tua serta perwakilan organisasi pers dan juga pelaku UKM.

Ketua Panitia Diskusi Publik, Heryanto dalam laporannya menyampaikan ,terimakasih kepada Hotel Mercure Batavia yang telah memberi kemudahan serta dukungan atas kegiatan ini.

“Kedepannya harapan saya untuk Kota Tua harus mempunyai ciri khas, buat peraturan dalam satu kebijakan yang tidak bertele-tele kembalikan ekonomi kewilayahan kampung sini, jam operasional diperpanjang karena Kota Tua identik wisata malam hari. Terakhir buat Stakeholder dan Instansi terkait jangan alergi dengan Wartawan,” ujar Hariyanto.

Kemudian, Wakil Camat Taman Sari Tumpal, yang mewakili Camat Taman Sari dalam sambutan berharap dengan diskusi ini dapat menjadi bahan masukan dan rekomendasi kepada Pemerintah.

Acara diakhiri dengan hiburan Musik Keroncong Tugu pimpinan Guido Quiko yang disupport oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Eros Djarot: Peradaban Bangsa Dirusak di Era Jokowi

24 Februari 2026 - 21:30 WIB

Menjaga Lingkungan Danau Toba di Samosir dari Limbah

22 Februari 2026 - 21:09 WIB

Menjaga Kelestarian Alam dan Budaya Singkawang

14 Februari 2026 - 20:32 WIB

Populer BUDAYA