Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

SYARIAH

Bedah Buku Syekh Nawawi Al Bantani, Siti Marifah Ma’ruf Amin Ajak Gali Kembali Pemikirannya

badge-check


					Bedah Buku Syekh Nawawi Al Bantani, Siti Marifah Ma’ruf Amin Ajak Gali Kembali Pemikirannya Perbesar

INAnews.co.id, Banten – Siti Ma’rifah Ma’aruf Amin mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama menggali, mempelajari, dan memaknai kembali pemikiran intelektual Syekh Nawawi Al Bantani.

Siti Marifah Ma’aruf Amin sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Banten sekaligus juga keturunan Syekh Nawawi Al Bantani mengajak seluruh masyarakat Banten untuk menggali, mempelajari, dan memaknai kembali pemikiran intelektualnya.

“Karena beliau seorang intelektual dunia yang berasal dari Banten,” papar Siti dalam Bedah Buku Syekh Nawawi Al Bantani di acara rangkaian Shafara Banten 2023, Sabtu 12 agustus 2023.

Menurutnya Buku Biografi Syekh Nawawi Al Bantani menjadi ikhtiar untuk kembali memaknai perjuangan ilmuwan dan intelektual asal Banten yakni Syekh Nawawi khususnya untuk Banten.

“Syekh Nawawi sendiri yang melakukan syiar Islam dari Mekkah ke seluruh dunia menyebarkan ilmu pengetahuan,” terangnya.

Lebih lanjut Ia juga mengatakan banyak karya Syekh Nawawi Al Bantani yang masih berserakan dan kita sebagai masyarakat Banten perlu kembali menjaga, menggali, merawat dan menyebarkan ilmunya.

Sementara itu, Prof Mufti Ali yang juga penulis buku Biografi tersebut mengatakan, saat ini karya-karya intelektual Syekh Nawawi Al Bantani masih terus digunakan sebagai pedoman dan sumber pembelajaran pondok pesantren di seluruh dunia.

“Bahkan di Thailand, kitab Syekh Nawawi Al Bantani diterjemahkan dalam bahasa Thailand dan dijadikan sebagai sumber ilmu pengetahuan agama Islam disana,” tegas Ali.

Bedah buku biografi tersebut juga menghadirkan narasumber lainnya yakni, Direktur Lab Bantenologi, Rohman dan di gagas oleh Bank Indonesia Provinsi Banten.

Dengan peserta yang berasal dari kalangan akademisi, mahasiswa, dan pelajar se-Banten. Acara Shafara 2023 ini juga di isi dengan acara Bazar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI