Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

ENERGI

Bertemu Kepala SKK Migas, Induk Perusahaan Petro China Sampaikan Kerjasama Hingga 2043

badge-check


					Bertemu Kepala SKK Migas, Induk Perusahaan Petro China Sampaikan Kerjasama Hingga 2043 Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – China National Petroleum Corporation (CNPC), perusahaan induk dari PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL), lakukan kunjungan kerja di sela-sela KTT ASEAN 2023 di Jakarta beberapa saat lalu.

Presiden Direktur CNPC Dai Houliang beserta rombongan melakukan kunjungan kerja kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif dan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto.

Didampingi oleh Vice President PetroChina Limited Wan Jun, Assistant General Manager CNPC dan General Manager Divisi Internasional Jia Yong dan Presiden Direktur CNODC Chen Jintao.

Dai mengunjungi kantor SKK Migas pada Selasa 5 september 2023, pekan lalu.

Dai menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang kuat sehingga menghasilkan kinerja yang baik bagi perusahaan PetroChina di Indonesia.

Sebagai anak perusahaan CNPC, PCJL telah mengoperasikan Blok Jabung sejak tahun 2002.

Baru ini, CNPC,PCJL  mendapatkan perpanjangan kontrak untuk jangka waktu 2023 – 2043.

Melalui konsep “Belt and Road Initiative”, Dai mengatakan CNPC akan memperluas kerja sama dalam eksplorasi dan pengembangan migas, pengembangan energi baru, dan berbagi pencapaian teknologi.

Dai menambahkan bahwa Perusahaan juga secara aktif memenuhi Tanggung Jawab Sosial (TJS) Perusahaan dan memperkuat kerja sama.

Dai berharap Indonesia dan Tiongkok dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama, memanfaatkan keunggulan masing-masing secara optimal, dan bersama-sama mendorong kerja sama energi yang semakin mendalam dan substansial.

Dai juga memperkenalkan beberapa portofolio bisnis utama CNPC baik di dalam negeri maupun luar negeri, termasuk bisnis jasa migas.

“Indonesia merupakan salah satu tujuan investasi strategis utama Tiongkok di kawasan ASEAN karena memiliki keunggulan geografis, sumber daya migas yang kaya dan besar, serta potensi energi lainnya. Apalagi, CNPC tertarik untuk terus menjajaki peluang di daerah cekungan (basins), area terbuka (open areas), dan wilayah kerja lain sudah dikenalkan SKK Migas,” ujarnya.

Saat menerima kunjungan CNPC, Dwi mengucapkan selamat atas kinerja gemilang PCJL di Wilayah Kerja Jabung sejak 2002.

Saat ini, Jabung merupakan salah satu dari sepuluh besar produsen migas di Indonesia, dan telah meningkatkan produksinya dalam beberapa tahun terakhir.

Dwi mengatakan bahwa CNPC merupakan salah satu produsen dan pemasok minyak dan gas terbesar dunia, serta mitra penting industri minyak dan gas di Indonesia.

“Kedepan, kami akan berupaya memberikan dukungan penuh kepada CNPC dengan harapan dapat terus meningkatkan investasi hulu migas di Indonesia, serta mendorong pengembangan hulu migas yang ramah lingkungan dan rendah karbon,” ungkapnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kontrak Sewa Kapal PLN Energi Primer Capai Rp16 Triliun, CBA : Nilainya Triliunan Tapi Dianggap Seperti Kuitansi Kosong

7 Januari 2026 - 07:22 WIB

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

CBA Desak Kejagung Panggil Djony Bunarto Tjondro Terkait Dugaan Korupsi Impor BBM Pertamina

5 Januari 2026 - 06:31 WIB

Populer EKONOMI