INAnews.co.id, Jakarta – Organisasi Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) DKI Jakarta memperingati hari jadinya yang ke-64. puncak peringatan hari jadinya ini MPW DKi Jakarta sekaligus menyelenggarakan Kegiatan Bakti sosial Donor Darah dan lomba catur, tenis meja dan pertandingan karate.Bertempat di Gedung Judo, Kelapa Gading – Jakarta Utara, pada Sabtu, 28 Oktober 2023.

Kegiatan donor darah panitia penyelenggara bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dimana kader-kader Pemuda Pancasila mendonorkan darah dalam kegiatan tersebut yang bertujuan menjaga persediaan darah diwilayah provinsi DKI Jakarta.

Tidak hanya itu, lomba catur serta tenis meja juga menambah kesemarakan acara, dan acara utama yang cukup menarik yakni Prime Kumite. Dimana ditampilkan petarungan para atlet-atlet beladiri yang ternama, ajang pertandingan bela diri tersebut juga sebagai bentuk kepedulian pemuda Pancasila dalam membina generasi muda berbakat dan sebagai salah satu cara untuk mencegah terjadinya tawuran antar pemuda.
Ilyas Abdullah selaku Ketua MPW PP DKI Jakarta, dalam sambutannya menyampaikan, pertama mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila di seluruh Indonesia, Lalu kemudian pada puncak peringatan HUT ke 64 ini MPW PP DKI Jakarta membuat acaranya rada besar karena ada rangkaian acara yang dibuat oleh anggota yaitu kegiatan donor darah dan kegiatan pertandingan olahraga.”

Selanjutnya Ilyas Abdullah sangat mengapresiasi panitia penyelenggara, “pada kegiatan pada HUT kali ini dengan menggandeng Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) menggelar Kumite yaitu pertandingan Karate. Dimana ditampilkan petarungan para atlet-atlet beladiri yang ternama, ajang pertandingan bela diri tersebut juga sebagai bentuk kepedulian pemuda Pancasila dalam membina generasi muda berbakat dan sebagai salah satu cara untuk mencegah terjadinya tawuran antar pemuda.” tambahnya.
Pada kesempatan peringatan HUT Pemuda Pancasila ke 64 ini Ilyas Abdullah berharap anggota Pemuda Pancasila dimanapun berada khususnya anggota Pemuda Pancasila DKI Jakarta harus tetap eksis karena “Pemuda pancasila tetap dibutuhkan negara dan jangan menyanyikan perjuangan yang sudah ada, karena perjalanan 64 tahun ini tidaklah mudah, karena mempertaruhkan nyawa. Untuk itu di jaman era globalisasi ini pemuda Pancasila harus mampu mengadaptasi perubahan jaman ini dengan bijak dan mampu melakukan kegiatan organisasi secara positif dan bisa diterima masyarakat banyak.”tutupnya.






