INAnews.co.id, Rote Ndao – Dana PIP ( Program Indonesia Pintar) yang dikeluarkan oleh program aspirasi anggota DPR RI komisi 10 , Anita Jacoba Gah ditanggapi oleh Kepala Sekolah SMAN Lobalain, Jermias Manafe.
Menurut Jeremias Manafe, SK beasiswa PIP ini dikeluarkan oleh Kementerian, dan sebelumnya, anak-anak kelas tiga biasanya sudah menerima dana beasiswa sebelum lulus.
“Namun, sekitar 100 siswa di SMAN Lobalain mengalami pemblokiran, yang mereka protes,” ujar Manafe saat ditemui Redaksi pada sabtu 28 oktober 2023.
Mereka menyatakan bahwa mereka telah mengikuti prosedur persyaratan pencairan berdasarkan informasi dari Rumah Aspirasi yang dikelola oleh Anita Jacoba Gah.
Manafe juga menyebut bahwa sebelumnya, siswa yang mendapatkan beasiswa dari Rumah Aspirasi biasanya diberikan sertifikat sebagai syarat pencairan.
Namun, dalam kasus ini, sertifikat diberikan terlambat, dan sekolah tidak mengetahui bahwa ini akan menjadi hambatan.
Pihak sekolah merasa kecewa karena siswa-siswa mereka tidak bisa mencairkan dana PIP, dan mereka berharap agar dana ini tetap bisa dicairkan seperti yang dijanjikan oleh Anita Jacoba Gah.
Dana ini termasuk dalam anggaran tahun 2023, dan banyak siswa yang kuliah di luar daerah datang untuk mencairkan beasiswa PIP, sehingga tidak hanya siswa yang kecewa, tetapi juga guru-guru di sekolah.
Jeremias Manafe juga menegaskan bahwa sekolah tidak memiliki kontrol atas pencairan dana ini, dan mereka hanya membantu dalam persyaratan.
Mereka berharap bahwa jika ada kesalahan atau keterlambatan dalam pencairan, akan segera diperbaiki dan dana tersebut tetap bisa diterima oleh siswa.
Terakhir, Jeremias Manafe berharap Anita Jacoba Gah, sebagai anggota Komisi 10, dapat memberikan peluang kepada siswa-siswa agar mereka dapat mencairkan beasiswa ini.
Ia juga mengingatkan bahwa situasi politik saat ini berbeda, dan Anita Jacoba Gah adalah seorang advokat hak-hak pendidikan.
Dano berharap agar siswa-siswa yang berhak menerima beasiswa PIP ini dapat segera menerimanya.
Reporter : Dance Henukh






