Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

KEUANGAN

Bank Banten Catatkan Laba Akumulasi Rp 5,43 Miliar Ditahun 2023

badge-check


					Bank Banten Catatkan Laba Akumulasi Rp 5,43 Miliar Ditahun 2023 Perbesar

INAnews.co.id, Banten – PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk yang lebih dikenal dengan “Bank Banten”, di akhir Oktober 2023, kinerja Bank Banten telah mencatatkan Laba akumulasi tahun berjalan 2023 sebesar Rp 5,43 Milyar.

Nilai ini tumbuh sangat signifikan apabila dibandingkan Oktober 2022, dimana perseroan mencatatkan rugi akumulasi sebesar Rp 132 Milyar.

Raihan prestasi tersebut juga diikuti dengan perbaikan kinerja finansial lainnya yaitu kenaikan NIM (Net Interest Margin) yang semakin meningkat menjadi 4,03% di Oktober 2023, sebelumnya di Oktober 2022 Ratio NIM hanya sebesar 2,40%, serta BOPO yang menurun secara bertahap menjadi 93,94% di Oktober 2023, sebelumnya 126,39% di Oktober 2022.

Pencapaian ini merupakan titik balik bagi Bank Banten untuk keluar dari permasalahan berkepanjangan  dan menggapai cita cita dapat berdiri sejajar dengan bank umum lainnya diseluruh Indonesia.

Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami menambahkan bahwa manajemen dan seluruh jajaran Bank Banten terus solid dan bahu membahu untuk memperbaiki dan memacu kinerja bank menjadi lebih baik dan lebih kuat.

“Kondisi likuiditas Bank Banten sangat baik dan kuat, posisi LDR di Oktober 2023 masih bertengger di 83,05%, masih dalam ratio ideal yang ditetapkan oleh regulator, demikian pula kondisi cadangan likuiditas bank juga dalam kondisi sangat baik ratio AL/DPK dan AL/NCD yang sangat kuat dan ideal sebesar 19,89% dan 97,80%, jauh berada dibatas minimum yang ditetapkan oleh regulator yakni minimum 10% untuk ratio AL/DPK dan minimum 50% untuk AL/NCD,” jelas Busthami dalam rilisnya Kamis 16 november 2023.

Sambung Busthami Bank Banten menerapkan strategi yang tepat dan efektif dengan mengedepankan efisiensi biaya . Serta terus menerus melakukan pengembangan skill dan kompetensi sumber daya manusia dan infrastruktur system dan teknologi.

“Pendekatan yang comply dan prudent diseluruh segmen bisnis dalam pengelolaan asset dan liabilitas menyebabkan ratio NIM semakin meningkat dapat terjaga stabil dan Insya Allah dapat kami wujudkan, tidak saja di tahun 2023 tapi juga di tahun-tahun selanjutnya,” ujar Busthami menguatkan penjelasannya.

Dukungan yang kuat dan nyata dari Pemerintah Kabupaten dan Kota serta seluruh masyarakat di Provinsi Banten khususnya.

“Bank Banten akan semakin besar lagi, tidak ada keraguan menempatkan uang simpananya di Bank Banten, aktif menggunakan produk, jasa dan layanan yang disajikan dan dimiliki Bank Banten,” ucap Busthami.

Selain kondisi Bank Banten yang semakin membaik, simpanan nasabah juga aman karena selalu dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

“Kami akan terus menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan dan committed untuk terus menjadikan Bank Banten sebagai mitra terpercaya dan Kebanggaan Masyarakat Banten,” pungkas Busthami.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Haidar Ungkap Lima Pasal Krusial Dalam Perjanjian Dagang Indonesia dan Amerika Serikat

25 Februari 2026 - 03:55 WIB

Komentar Pengamat soal Alfamart dan Indomaret Harus Tutup karena Bisa Rugikan Kopdes

24 Februari 2026 - 19:17 WIB

Populer EKONOMI