Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

PENDIDIKAN

Lantik Rektor Baru, Universitas Moestopo Lakukan Penyegaran

badge-check


					Lantik Rektor Baru, Universitas Moestopo Lakukan Penyegaran Perbesar

Lantik Rektor Baru, Universitas Moestopo Lakukan Penyegaran

JAKARTA, INAnews – Sebagai salah satu universitas swasta tertua di Indonesia, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bertekad untuk memberi pendidikan berkualitas agar mampu menghasilkan generasi emas Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, penyegaran pun dilakukan.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengangkat Prof. Dr. Budiharjo, M.Si menjadi Rektor Universitas Moestopo melanjutkan masa bakti Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si.

Menurut Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Yayasan UPDM), Dr. RM. H. Hermanto, JM, SKG, drg, MM, Universitas Moestopo adalah lembaga pendidikan tinggi yang berdiri teguh sebagai pusat pembelajaran yang berkomitmen pada nilai-nilai keberagaman dan kualitas akademik.

“Universitas Moestopo didirikan pada tahun 1965 oleh Prof. Dr. Moestopo, seorang tokoh pendidikan terkemuka di Indonesia yang juga merupakan Pahlawan Nasional. Visinya adalah memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sambil memegang teguh nilai-nilai keberagaman. Visi itulah yang terus kami pegang teguh hingga sekarang,” papar Dr. Hermanto.

Untuk memperkuat hal tersebut dan mempercepat akselerasi, penyegaran pun dilakukan. Terpilihnya Prof. Dr. Budiharjo, M.Si sebagai Rektor Universitas Moestopo pun bukan tanpa alasan. Pengalaman panjang Prof. Budiharjo di dunia pendidikan dan perlindungan anak menjadi kunci utama.

“Pendidikan di universitas ini tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan tetapi juga pada pengembangan karakter dan soft skills. Mahasiswa didorong untuk menjadi individu yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki etika kerja, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi,” lugasnya.

Selain untuk mempercepat akselerasi pada berbagai sektor di Kampus Merah Putih, penyegaran ini dilakukan untuk memberi kesempatan bagi Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si. menggunakan kapasitas dan kemampuannya membangun Indonesia lewat tugas baru sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Paiman untuk semua sumbangsihnya dan kami siap melanjutkan visi beliau untuk menjadikan Universitas Moestopo sebagai ‘kampus kelas dunia’,” tegas Dr. Hermanto.

Saat ini, Universitas Moestopo telah menjelma menjadi salah satu universitas bergengsi di Indonesia dengan Akreditasi Unggul di hampir semua fakultasnya.

Universitas Moestopo sendiri memiliki berbagai fakultas seperti Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknik, dan Program Pascasarjana.

“Dengan semua bekal tersebut, Universitas Moestopo siap memberi kualitas pendidikan yang mumpuni. Karena dengan kualitas pendidikan yang bagus maka akan lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dan dengan generasi berkualitas, bangsa Indonesia akan mampu berkembang dan menjadi negara maju di masa depan,” pungkasnya.

Selain pergantian rektor, Yayasan UPDM juga melakukan penyegaran dengan melantik Brigjen Pol (P) Dr. Drs. Muh Elia Wasono Mastoko, SH.,M.M sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melanjutkan periode jabatan tahun 2023-2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Cerita Proyek Sarapan Siswa yang “Agak Sensitif”

29 Desember 2025 - 12:39 WIB

Populer PENDIDIKAN