Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

OTOMOTIF

Suzuki Bakal Fokus Penjualan Kendaraan Ramah Lingkungan di Indonesia

badge-check


					Suzuki Bakal Fokus Penjualan Kendaraan Ramah Lingkungan di Indonesia Perbesar

INAnews.co.id,  Jakarta  – Sejak tahun 2020 hingga 2023 lalu, Suzuki Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk mereduksi penggunaan energi pada setiap proses produksi melalui metode Kaizen. Di tahun ini dan kedepannya, Suzuki Indonesia menargetkan beberapa inisiatif diantaranya dengan upaya green energy, yaitu upaya penanaman tanaman sebagai ekosistem yang menunjang mitigasi perubahan iklim dengan penyerapan dan penyimpanan karbon biru yang dapat mengurangi emisi di berbagai wilayah Indonesia.

Upaya Suzuki Indonesia tersebut juga turut diimbangi dengan hasil produk akhir yang dihadirkan kepada masyarakat Indonesia, yaitu dalam bentuk kendaraan rendah emisi dan lebih ramah lingkungan yang tercermin pada mobil, sepeda motor, dan mesin tempel kapal Suzuki. Selain itu, sebagai rangkaian akhir proses produksi, pabrik Suzuki Indonesia juga berperan aktif dalam mengumpulkan limbah yang dihasilkan selama proses produksi, seperti baterai tidak terpakai, pasir bekas produksi, kaca, keramik, kayu, potongan metal, dan sampah lainnya, kemudian memastikan limbah produksi tersebut melalui proses daur ulang oleh pengelola limbah sehingga tidak mencemari lingkungan.

Suzuki Indonesia mengklaim terus menegaskan komitmennya untuk fokus menjadi perusahaan yang lebih ramah lingkungan. Seiring dengan dinamika masyarakat Indonesia, Suzuki melihat bahwa kini semakin banyak masyarakat yang semakin menyadari pentingnya penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan dan ikut berpartisipasi terhadap sekitar.

Dalam acara media Gathering suzuki yang di gelar  di kawasan Senayan Jakarta, pada 23 Januari 2024, Joshi Prasetya selaku  Dept. Head Strategic Planning PT SIS menyebut, kontribusi Suzuki Indonesia terhadap isu lingkungan, visi Suzuki Global, serta target pemerintah Indonesia memang diprioritaskan melalui produksi kendaraan hybrid. Hal tersebut menjadi alasan Suzuki di Indonesia kini akan lebih fokus pada penjualan kendaraan ramah lingkungan.

“Mendukung target Pemerintah yang tertulis di COP 21 mengenai target emisi berkurang hingga 41 % pada tahun 2023 serta COP 26 mengenai target net zero emission pada tahun 2060, sejak 2022 lalu, Suzuki memproduksi kendaraan roda empat berteknologi SHVS atau Smart Hybrid Vehicle by Suzuki, sebuah teknologi hybrid yang mampu mengurangi emisi gas buang,” terang Joshi lebih lanjut.

Selain itu, lanjut Joshi, pihaknya juga secara konsisten memproduksi sepeda motor berteknologi Suzuki Eco Performance (SEP), serta mesin tempel kapal berjenis 4-stroke yang memiliki fungsi meminimalisir emisi yang dihasilkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, khusus dalam sektor otomotif.

Berbagai upaya lewat produksi kendaraan ramah lingkungan Suzuki ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dengan mengintegrasikan teknologi yang dapat mengoptimalkan efisiensi bahan bakar serta emisi gas buang.

Upaya ini disambut secara positif oleh masyarakat Indonesia, yang membuktikan lewat angka penjualan ritel kendaraan hybrid Suzuki yang menguasai 36 persen penjualan Suzuki pada segmentasi passenger car. All New Ertiga Hybrid, New XL7 Hybrid, dan Grand Vitara yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih sebagai pilihan kendaraan lingkungan dengan harga yang terjangkau ini berhasil mencatatkan angka penjualan mencapai 13.557 unit sepanjang tahun 2023 dari total penjualan passenger car yang mencapai 37.853 unit.

Sejalan dengan tren preferensi kendaraan yang lebih ramah lingkungan, catatan pencapaian penjualan sepeda motor Suzuki juga mengalami hal serupa. Sepanjang tahun 2023 terdapat pergeseran minat pelanggan Suzuki yang semakin memilih sepeda motor yang praktis dan mudah digunakan serta bermesin efisien.

Kondisi tersebut dibukukan dengan dominasi penjualan model sepeda motor bertransmisi matic hingga 61 persen. Dimana sepeda motor matic yang dihadirkan oleh Suzuki saat ini seluruhnya bermesin kompak dan mengaplikasikan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) yang mampu menunjang efisiensi penggunaan bahan bakar agar emisi gas buang dapat ditekan.

Melengkapi lini produk dari Suzuki Indonesia, pada kategori mesin tempel, Suzuki terus mengampanyekan produk berjenis 4-stroke yang mampu mengurangi emisi hingga 50 persen jika dibandingkan dengan jenis 2-stroke. Melalui jenis 4-stroke ini, mesin tempel dilengkapi dengan berbagai keunggulan seperti teknologi Lean Burn Control System, Electronic Fuel Injection, kompresi rasio mesin yang tinggi, serta ukuran mesin yang ringan dan compact.

“Berbagai inisiatif ini merupakan upaya untuk mengimbangi kontribusi Suzuki Indonesia sebagai perusahaan yang lebih ramah lingkungan, yang didukung oleh kontribusi lainnya seperti penerapan Suzuki Green Policy dan sistemisasi smart factory yang diterapkan di pabrik, serta kegiatan CSR Suzuki Indonesia yang telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia kami juga bekerja sama dengan pihak lain untuk memperkuat peran kami dalam perjalanan keberlanjutan kami,” tutup Joshi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

PT Altama Surya Anugerah Berikan Perlindungan Hukum Merek Tekiro, Konsumen Jangan Terkecoh Nama Merek Mirip Tekiro

28 Desember 2025 - 18:46 WIB

Jangan Terkecoh Harga Murah, Hati Hati Banyak Beredar Busi NGK Palsu

18 Desember 2025 - 19:13 WIB

Penghujung Tahun 2025 Blazer Indonesia Club Menggelar Rapat Kerja Nasional

14 Desember 2025 - 17:38 WIB

Populer OTOMOTIF