Menu

Mode Gelap
“Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat Program MBG Capai 58 Juta Penerima Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu Pengamat: Wacana Pemilihan Kada oleh DPRD Hampir Dipastikan Terealisasi Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi

HUKUM

Apresiasi Trimedya Pandjaitan kepada Bareskrim Polri Bongkar Kasus Eksploitasi Anak

badge-check


					Foto: Anggota komisi lll DPR RI Fraksi PDIP, Trimedya Pandjaitan, dok. istimewa Perbesar

Foto: Anggota komisi lll DPR RI Fraksi PDIP, Trimedya Pandjaitan, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Anggota komisi lll DPR RI Fraksi PDIP, Trimedya Pandjaitan, mengapresiasi Ditsiber Bareskrim Polri yang berhasil membongkar kasus eksploitasi terhadap anak dengan modus Open BO.

“Yang pertama kita mengapresiasi ya Mabes Polri bisa membongkar itu. Kedua, apa yang dilakukan Mabes Polri, perlu di-support oleh institusi penegak hukum lainnya, kejaksaan dan pengadilan, supaya pelakunya diberikan hukuman yang berat, gitu loh,” ujar Trimedya, baru-baru ini.

Trimedya berharap langkah Polri bisa diintegrasikan dengan instansi lain untuk lebih mengungkap kasus-kasus lain demi melindungi anak bangsa. Sekaligus menghukum berat para pelaku kejahatan tersebut.

Trimedya berharap langkah yang sudah diambil Bareskrim harus dilakukan dengan gencar. Dengan begitu, para pelaku kejahatan bisa diminimalisir.

“Langkah-langkah seperti ini jangan cuma sporadis. Ini harus menjadi agenda nasional. Kalau nggak, nggak ada gunanya, mau bilang apa, 100 tahun Indonesia akan maju, nggak ada kalau kayak begini,” lanjutnya, dikutip keterangan resmi.

Lebih lanjut, anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR ini menegaskan kasus-kasus yang melibatkan anak juga menjadi atensi khusus di partainya. Dia mengungkit PDIP memiliki Bidang Perempuan dan Anak di struktur partai.

“Iya makanya di PDIP kan ada DPP bidang anak dan perempuan, jadi perhatian dong. Makanya kami juga terima kasih kami bisa menyuarakan,” ujarnya.

Siber Bareskrim Polri sebelumnya mengungkap modus grup open BO ‘Premium Place’ merekrut anak. Korban awalnya dijadikan talent, kemudian admin, hingga membentuk circle sendiri.

Hal itu disampaikan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni dalam konferensi pers di gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Selasa (23/7). Transkaksi kasus ini pun tak main-main yaitu mencapai ratusan juta rupiah.

Dalam kasus ini, ada 4 tersangka yang berhasil diamankan. Penangkapan tersangka dilakukan tim Bareskrim pada Selasa (16/7). Setelah itu, tersangka langsung ditahan.

“Dilakukan penahanan sejak 17 Juli, pertama YM (26), MRP (39), CA (19), dan satu orang tersangka yang merupakan terpidana di lapas narkotika,” ucap Dani.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Program MBG Capai 58 Juta Penerima

13 Januari 2026 - 07:02 WIB

Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah

13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Populer NASIONAL