Menu

Mode Gelap
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi Bappenas: Danantara dan MBG Kunci Lepas dari Middle Income Trap Danantara Proyeksi Dongkrak PDB 3 Persen di Awal Model Overlapping Generation Ungkap Dampak MBG Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

UPDATE NEWS

Efek Donald Trump Ditembak Menurut Mantan Dubes Indonesia untuk AS

badge-check


					Foto: Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Dino Patti Djalal, dok. media indonesia Perbesar

Foto: Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Dino Patti Djalal, dok. media indonesia

INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), Dino Patti Djalal menganalisis efek dari kejadian yang baru dialami oleh Donald Trump, capres dari Partai Republik, Sabtu (13/7/2024), yang ditembak saat kampanye di Pennsylvania.

Kata Dino, dari kejadian itu, Trump memiliki kesempatan sebesar 99 persen memenangi pemilihan presiden di AS di bulan November nanti.

Analisisnya adalah dalam beberapa minggu ke depan seluruh perhatian publik akan beralih ke Trump di mana simpati terhadapnya naik signifikan, isu-isu penting akan terbengkalai sementara.

“Nasionalisme AS akan melonjak kearah Trump, dan citra Trump sbg ‘survivor of assasination attempt” dgn muka yg penuh darah namun terus mengepalkan tinju akan dikontraskan dgn citra Biden yg secara mental dan fisik nampak lemah dan uzur,” kata Dino di akun X-nya, Minggu, 14 Juli 2024.

Jika profil penembak terungkap seperti apa motif, adakah afiliasi, bagaimana statua sosial ekonominya, hingga ras dan agama, maka kata Dino juga akan berpengaruh terhadap respon publik dan politik terhadap aksi penembakan ini.

Pasca upaya penembakan yang ditujukan kepada Trump, informasi dari media internasional, ia dalam keadaan baik-baik, walau tampak ada darah yang keluar dari telinga hingga mengalir ke dagunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

9 Januari 2026 - 06:35 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Jumlah Aduan ke Kompolnas Bukan Indikator Rusaknya Kinerja Polri

7 Januari 2026 - 06:58 WIB

Populer NASIONAL