Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

POLITIK

Penjelasan Puan soal Masuknya Dua Nama Ini di Pengurus Baru PDIP

badge-check


					Foto: Puan Maharani di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dok. TVOne Perbesar

Foto: Puan Maharani di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dok. TVOne

INAnews.co.id, Jakarta– Ketua DPP PDIP Puan Maharani menjelaskan dua nama yang masuk dalam jajaran atau struktur DPP PDIP. Keduanya adalah Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dan Ganjar Pranowo.

“Karena memang ada beberapa tempat kosong. Kosong karena ada yang wafat. Kemudian ada yang tidak bisa keluar atau bekerja kembali,” ujar Puan kepada media, usai kegiatan di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Jumat (5/7/2024).

Kekosongan kursi-kursi yang kemudian diisi itu menurut Ketua DPR itu adalah memperkuat apa yang menjadi tujuan partai di tahun 2024 ini.

“Jadi memang posisi-posisi kosong ini kemudian harus diisi, tentu dengan situasi dan kondisi yang ada untuk bahu membahu, gotong-royong. Memperkuat partai di tahun 2024 ini,” imbuh Puan.

Ahok ditempatkan di kursi Ketua Bidang Perekonomian. Sementara Ganjar di kursi Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil sumpah kepada semua pengurus tersebut.

Nama-nama yang disumpah janji ditunjuk olehnya sesuai dengan hak prerogatif yang diberikan partai padanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme

9 Januari 2026 - 10:11 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

Populer NASIONAL