Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

POLITIK

Tiga Paslon Cagub Cawagub DKI Jakarta Kampanyekan Pilkada Damai

badge-check


					Tiga Paslon Cagub Cawagub DKI Jakarta Kampanyekan Pilkada Damai Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Jelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Tahun 2024.

Komisi Pemilihan Umum Daerah DKI Jakarta selenggarakan Kampanye Damai yang berlangsung di Kota Tua Jakarta pada Rabu (24/9/2024).

Acara ini dihadiri oleh ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Ridwan Kamil-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardana, dan Pramono Anung-Rano Karno, yang telah ditetapkan dengan nomor urut masing-masing.

Ridwan Kamil-Suswono mengenakan baju koko putih sebagai ciri khas mereka, begitu juga dengan pasangan Dharma-Kun yang memilih pakaian serupa.

Sementara itu, pasangan Pramono Anung-Rano Karno tampil dengan kaos oranye dan rompi putih bertuliskan “Jakarta Menyala,” yang melambangkan visi mereka.

Para pendukung dari masing-masing pasangan turut memeriahkan suasana dengan membawa atribut khas yang menggambarkan dukungan kepada paslon mereka.

Acara deklarasi dimulai dengan pembacaan deklarasi kampanye damai yang dipimpin oleh Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata.

Ketiga pasangan calon bersama partai pengusung dan tim kampanye menandatangani dokumen komitmen kampanye damai, menekankan pentingnya kampanye yang aman, tertib, dan berintegritas.

Wahyu Dinata menegaskan bahwa kampanye adalah bagian dari pendidikan politik, dan ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat integrasi di Jakarta.

“Kampanye adalah ajang untuk meyakinkan masyarakat dan pemilih, yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Tidak boleh ada hasutan, adu domba, atau penyebaran hoaks,” kata Wahyu dalam sambutannya.

Ketiga paslon juga sepakat untuk menjunjung tinggi tiga poin utama deklarasi: memastikan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, melaksanakan kampanye yang aman, tertib, dan bebas dari hoaks, politisasi SARA, serta politik uang; dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku selama masa kampanye.

Dengan acara deklarasi damai ini, diharapkan Pilgub DKI Jakarta 2024 dapat berjalan dengan lancar, demokratis, dan mempererat persatuan warga Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK