INAnews.co.id, Jakarta– Prof Jimly Asshiddiqie mengatakan bahwa efek ‘fufufafa’ sangat luar biasa. Jimly mengatakan itu usai menyaksikan potongan video yang dibagikan salah satu warganet di media sosial X.
“Effek Fufufafa ini ternyata sngat luar biasa. Tanpa dinyana rupanya kebencian & kemarahan terus meluas. Mudah2an akan ada ujungnya,” cuitan Jimly, Selasa (24/9/2024).
Terpantau, Jimly tidak hanya sekali itu mecuitkan soal akun ‘fufufafa’ yang belakangan tengah ramai dibicarakan.
Jimly, di cuitan sebelumnya, menyinggung tingkat peradaban demokrasi yang masih rendah—kemungkinan atas posting-postinga-an akun tersebut.
“FUFUFAFA, tdk lain cermin tngkat pradaban demokrasi masih rendah& kampungan, sngat didominasi negative & black campaign, nyerang pribadi,” cuitan Jimly tertanggal 14 September 2024.
“Misalpun orangnya memang benar, kejadiannya wkt pilpres 10 th lalu. Sdh lah lupakan sj, aplg kalo cuma utk adu domba pres trpilih vs wakilnya,” tambahnya.
Di cuitan lain Jimly mengatakan bahwa bukan saja budaya politiknya masih rendah dan kampungan, melainkan juga sangat memalukan. “Kalimat pengantar ini jangan dipotong, sehingga tdk disalahpahami & disalahgunakan,” cuitan tanggal 16 September 2024.
Ditelusuri, video pendek yang dikomentari Jimly, adalah momen saat pengundian nomor urut Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Yel-yel ‘fufufafa’ itu datang dari pendukung Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Hakim.
Fufufafa adalah nama akun anonim di Kaskus yang belakangan viral karena terekam menulis kalimat hinaan dan ejekan terhadap tokoh-tokoh politik Indonesia.
Banyak dari warganet yang menduga bahwa akun ini adalah milik Gibran Rakabuming Raka. Gibran sendiri terpilih menjadi Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto.






