INAnews.co.id, Jakarta– Kemarin, berlangsung konsolidasi belasan atau mungkin puluhan organisasi relawan Anies Baswedan terkait Pilkada DKI Jakarta.
Dalam kesimpulan sementara, para relawan ada yang memilih, ada golput, dan ada yang mencoblos semua.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan Refly Harun, salah satu tim Anies-Muhaimin (AMIN) ketika Pilpres. Kata Refly, hal itu “hasil” dari pertemuan dirinya dengan orang-orang terdekat Anies ketika menyoal sikap para relawan.
Namun kata dia, sebagai contoh bagi yang tidak mencoblos didapati akan memilih jika ada arahan atau perintah dari Anies. Jadi, mereka takkan golput.
Ada pula yang belum atau tidak mau mencoblos karena menunggu sikap Anies. “Dan ini, kalau tidak disampaikan sikapnya Anies maka mereka akan tetap pada pendiriannya,” kata Refly.
Sementara mereka yang telah memantapkan sikap, memilih. Untuk ini kata Refly, boleh jadi berubah. “Itu tapi kalau mereka dapat perintah abah untuk memilih lain maka ia akan kembali lagi (dukung sikap Anies,” tambah Refly.
Terakhir kata pakar hukum tata negara ini, ada yang sudah menentukan sikap dan kuat akam sikapnya. Orang ini kata dia, takkan menganulir sikapnya kendati Anies memberikan arahan berbeda.
Dia sendiri, memilih netral. Tapi ada pilihan bahasa netral itu. Bisa coblos semua, golput, atau nanti kalau ada kotak kosong akan dicoblosnya.
“Jika demikian, maka saya dorong coblos kotak kosong,” tekannya.
Salah satu relawan Anies yang juga Ketum PEJABAT, Eka Jaya menegaskan akan mencoblos semua kertas suara. Kata dia, itu bentuk keistikamahannya.
“Banyak yang tanya soal keistikamahannya saya. Di sini saya pertegas, bahwa saya akan coblos semuanya (gerakan coblos semua/gercos). Ini perlawanan kecongkakan parpol,” tegasnya.
Ia bersikap demikian karena menurut dia, orang yang seperti Anies itu tidak ada. Ia mempertegas coblos semua walaupun Anies mengarahkan dukung ke salah satu paslon.
“Saya pribadi tidak ada lagi yang perlu kita ikuti sejak Anies gagal maju. Sebab yang kita tahu tidak ada yang memiliki kapabilitas seperti Anies. Maka saya akan tetap coblos semua walau anies mengarahkan ke a, b, atau c,” tegasnya lagi.
Kendati begitu, ia seperti memberikan kebebasan kepada relawan yang telah menyikapi pilihannya. Asal katanya, jangan mengajak-ajak yang lain.
“Bagi mereka yang sudah merapat ke salah satu calon, maka jangan ajak-ajak yang lain. Merapat saja sendiri. Dan juga jangan bawa-bawa embel Anies. Percaya diri saja sendiri,” katanya.
“Kepada mereka yang mengaku istikamah di jalur perubahan, tetaplah di jalurnya,” imbuhnya.






