Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

DAERAH

Respon Keluhan Masyarakat, DPR RI dan Bupati Nina Agustina Tinjau Infrastruktur Indramayu

badge-check


					Bupati Nina Agustina bersinergi bersama DPR RI saat meninjau infrastruktur di Indramayu ( foto : dok ) Perbesar

Bupati Nina Agustina bersinergi bersama DPR RI saat meninjau infrastruktur di Indramayu ( foto : dok )

INAnews.co.id, Indramayu – Bupati Nina Agustina, bersama Anggota DPR RI, Dedi Wahidi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau infrastruktur Kabupaten Indramayu pada Selasa 17 September 2024.

Peninjauan dilakukan berangkat dari keluhan masyarakat, terutama dari kuwu dan petani, terkait jembatan yang sudah tua dan rusak.

Jembatan yang rusak ini menyebabkan kesulitan transportasi dan berpotensi menyebabkan banjir jika tidak segera diperbaiki.

Selain jembatan, kunjungan juga berfokus pada Kondisi sungai, gorong-gorong dan jalan nasional. Untuk itu Pemkab Indramayu di bawah pimpinan Bupati Nina Agustina bersinergi bersama DPR RI merespon dengan baik keluhan tersebut.

Bupati Nina menyatakan, pemerintah kabupaten siap mendukung upaya normalisasi dan perbaikan infrastruktur.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan mencegah bencana alam di wilayah ini,” ungkap Bupati Nina Agustina.

Selain masalah jembatan dan jalan, sungai-sungai di wilayah tersebut juga menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja ini. Tingginya tingkat sedimentasi dan penyempitan sungai menyebabkan banjir setiap kali hujan besar turun, sehingga diperlukan tindakan normalisasi.

Dedi Wahidi menambahkan, untuk menanggulangi semua itu membutuhkan anggaran besar yang tidak bisa sepenuhnya dicover oleh APBD kabupaten maupun provinsi. Karena itu, dukungan dari pemerintah pusat menjadi sangat penting untuk merealisasikan proyek ini.

“APBD Daerah tidak akan cukup, APBD Provinsi juga tidak akan cukup. Jadi memang butuh kolaborasi antara daerah dengan pusat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk Cisanggarung menyampaikan, upaya normalisasi sungai akan segera dilakukan dengan pengiriman alat berat ke lokasi mulai Senin, 16 September 2024.

Ia menuturkan, untuk perbaikan bisa dimulai paling lambat tahun depan, mengingat kondisi infrastruktur yang mendesak juga menekankan peninggian dan pembaruan gorong-gorong di sepanjang jalan nasional menjadi prioritas.

Selain itu, Kepala BBPJN DKI Jakarta – Jawa Barat Sjovfa Roliansjah menyampaikan, kerjasama antara Balai Jalan dan BBWS akan fokus pada manajemen air dan pembersihan sedimentasi serta sampah di beberapa titik sungai dan gorong-gorong.

“Diskusi mengenai skema perbaikan dilakukan untuk mencari cara yang paling efisien dalam hal pembiayaan. Ini menjadi langkah penting sebelum dilakukannya pelebaran jalan nasional dan normalisasi aliran air,” ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango

9 Januari 2026 - 18:59 WIB

Masyarakat Geram, Penimbunan BBM Bersubsidi Terus Menggurita di Minahasa Polda Sulut Diam

8 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pantai Pohon Cinta, Ikon Wisata Favorit di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo

8 Januari 2026 - 16:13 WIB

Populer DAERAH