Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

HIBURAN

Eugene Museum Bali, Perpaduan Seni dan Alam yang Mendunia

badge-check


					Eugene Museum Bali. (Sumber foto: Eugene Museum Bali) Perbesar

Eugene Museum Bali. (Sumber foto: Eugene Museum Bali)

Eugene Museum in Bali, akan menampilkan karya seni milik seniman kontemporer asal jepang Eugene Kangawa. Terletak sepuluh menit dari Pura Tanah Lot, di kaki situs Warisan Dunia UNESCO, Eugene Museum in Bali adalah museum permanen yang terletak di tengah tanaman hijau subur dan lautan, didirikan bersama berbagai komunitas dari seluruh dunia.

Desain arsitektur museum, karya arsitek ternama Indonesia Andra Matin, menampilkan karya seni permanen karya Eugene Kangawa berpadu sempurna dengan alam, seni, dan arsitektur. Pengunjung dapat merasakan keharmonisan ini secara mendalam di situs museum seluas 1 ha, yang akan dibuka untuk umum pada tahun 2026.

Museum ini tidak hanya menampilkan lukisan dan instalasi ikonik seperti Golden Rain dan Infinite Ocean, tetapi juga menciptakan ruang bagi pengunjung untuk sepenuhnya tenggelam dalam seni dan alam. Bangunan museum dirancang untuk ‘menembus’ pepohonan yang ada di sekitar, menjaga kelestarian lingkungan.

Andra Matin dalam wawancara terbaru menjelaskan bahwa desain museum ini terinspirasi dari harmoni alam dan tradisi Bali. Ia menggabungkan seni Eugene dengan arsitektur yang berakar pada filosofi lokal, termasuk penggunaan material tradisional. Pendekatan arsitektur saya selalu menghormati alam, dan saya merasa sangat terhubung dengan karya-karya Eugene. Proyek ini dengan teliti menggabungkan seni, perilaku manusia, dan alam, menciptakan kesatuan elemen-elemen yang sangat penting dalam kosmologi.

Sebagai bagian dari persiapan pembukaan museum, karya White Painting dari Eugene akan dipamerkan untuk pertama kalinya di Asia Tenggara di Art Jakarta pada musim gugur ini. Karya tersebut melibatkan partisipasi lebih dari 600 individu dari berbagai belahan dunia dan menampilkan interaksi personal melalui ciuman yang diabadikan di atas kanvas.

Eugene Kangawa adalah seniman kontemporer yang dikenal akan eksplorasinya terhadap tema cinta, alam, cahaya, dan bayangan, yang terbukti dalam pameran tunggalnya di Museum Seni Kontemporer Tokyo pada tahun 2021-22. Pameran ini berhasil menarik perhatian global, dan menjadi inspirasi kuat dalam pendirian Eugene Museum in Bali. Karya Eugene selalu berusaha mencerminkan hubungan manusia dengan alam dan kompleksitas kehidupan modern.

Eugene, yang dikenal atas karya-karya berskala besar dan inovatif, mengekspresikan rasa terima kasihnya atas dukungan internasional yang memungkinkan terbentuknya museum ini.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk menciptakan ruang permanen bagi seni di Bali, yang kaya akan budaya dan alam,” ungkapnya.

Museum ini juga akan mencakup fasilitas seperti restoran, perpustakaan, dan program menginap, memungkinkan pengunjung menikmati pengalaman yang tak terlupakan. Di samping museum, sebuah sekolah internasional akan didirikan, memperkuat peran Bali sebagai pusat seni dan pendidikan di Asia.

Eugene Museum in Bali tidak hanya akan menjadi ruang untuk menikmati karya seni, tetapi juga pusat kolaborasi antara budaya, seni, dan lingkungan, menjadikannya destinasi wajib bagi pecinta seni dari seluruh dunia.

(Penulis: Naila Tunnada/INAnews)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Inilah Program Unggulan yang akan tayang tvOne di Bulan Ramadan dan Lebaran 1447 H

13 Februari 2026 - 00:19 WIB

Rayakan 18 Tahun tvOne Hadirkan Dialog Kebangsaan dan Special Event “Menyalakan Harapan, Menatap Masa Depan”, serta Damai Indonesiaku Special, Doa Untuk Negeri, Bersama Ustd Abdul Somad

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Istana Tanggapi Mens Rea: Nikmati sebagai Stand Up Comedy

26 Januari 2026 - 17:43 WIB

Populer HIBURAN