Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

PENDIDIKAN

Konten Kreator Surabaya Diajak Memperhatikan Kekayaan Intelektualnya oleh Wamen Ini

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, mengajak para konten kreator di Surabaya, Jawa Timur, agar selalu memperhatikan hak kekayaan intelektual (HKI) atas konten-konten yang mereka hasilkan.

Dalam “Sosialisasi Hak Cipta Konten Kreator” di Vasa Hotel, Surabaya, Sabtu (21/12/2024), Wamenekraf Irene mengatakan, konten kreator merupakan bagian penting dari ekonomi kreatif yang sedang berkembang pesat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Maka ia menekankan agar para konten kreator memahami pentingnya pemanfaatan HKI agar karyanya tidak dicatut oleh orang lain.

Konten kreator juga berperan penting untuk mempromosikan produk-produk ekraf dalam berbagai platform digital.

“Konten kreator ini adalah new engine of growth. Kalau kita mau menjadikan ekonomi kreatif menjadi new engine of growth ini sangat membutuhkan peran konten kreator,” kata Irene, dikutip laman Kemenparekraf.

Irene mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang memetakan program untuk para konten kreator salah satunya terkait upaya memperkuat perlindungan hak cipta. “Kami ingin tahu program apa yang tepat sasaran dan dibutuhkan masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Plt. Direktur Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kemenekraf/Bekraf, Yuana Rochma Astuti, menambahkan konten kreator diyakini punya potensi untuk berkontribusi terhadap perolehan produk domestik bruto (PDB) nasional. Terlebih, jumlah konten kreator di Indonesia setiap tahunnya terus bertambah.

Oleh karena itu, konten kreator perlu memahami HKI agar mereka bisa melindungi karyanya dari pembajakan dan meningkatkan kesejahteraan. “Jadi usaha kita adalah menyejahterakan konten kreator sebagai salah satu new engine of growth,” ungkap Yuana.

Wamenekraf Irene kemudian melanjutkan kegiatannya di Surabaya dengan mengunjungi Tabletoys Board Games Library di kawasan Mulyorejo. Tabletoys adalah kafe yang menyediakan beraneka ragam boardgames yang bisa dimainkan pengunjung.

Dalam kunjungan tersebut, Irene bertemu dan berdiskusi dengan Direktur Tabletoys, Martin Ang. Irene juga mencoba sejumlah permainan yang tersedia di Tabletoys.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

125 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah

20 Februari 2026 - 15:58 WIB

Inilah Program Unggulan yang akan tayang tvOne di Bulan Ramadan dan Lebaran 1447 H

13 Februari 2026 - 00:19 WIB

Rayakan 18 Tahun tvOne Hadirkan Dialog Kebangsaan dan Special Event “Menyalakan Harapan, Menatap Masa Depan”, serta Damai Indonesiaku Special, Doa Untuk Negeri, Bersama Ustd Abdul Somad

13 Februari 2026 - 00:02 WIB

Populer GAYA HIDUP