INAnews.co.id, Jakarta– Pemerintah bentuk Dewan Pertahanan Nasional. Dewan Pertahanan Nasional dalam upaya mewujudkan keamanan dan kedaulatan yang kokoh—telah menapaki langkah strategis.
“Langkah ini merupakan realisasi dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang kini diwujudkan melalui Peraturan Presiden Nomor 202 Tahun 2024,” ujar Presiden Prabowo, Jumat.
Pada sidang perdana Dewan Pertahanan Nasional yang diselenggarakan di Istana Kepresidenan Bogor, Prabowo menyampaikan bahwa pertahanan bangsa serta perlindungan rakyat adalah prioritas utama yang harus kita junjung tinggi.
Semangat kebersamaan dan dialog konstruktif adalah dasar dalam merumuskan kebijakan pertahanan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika global serta tantangan nasional.
Dalam upaya tersebut, saya telah menunjuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional, yang akan didukung oleh tiga kedeputian di bidang Geopolitik, Geostrategis, dan Geoekonomi.
“Ke depan, Dewan Pertahanan Nasional akan menjadi pilar strategis dalam menjaga kedaulatan serta mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tekannya.
Sidang Perdana Dewan Pertahanan Nasional digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.*






